Babinsa Hadiri Rembuk Stunting Sebagai Langkah Awal Dalam Merencanakan Penanganan Penurunan Angka Stunting

SERGAP.CO.ID

LEWA, || Babinsa Koramil 01/Lewa Kodim 1601/Sumba Timur Serma I Gede Sukerane mengikuti kegiatan Rembuk Stunting sebagai langkah awal dalam merencanakan penanganan Stunting dalam rangka Penurunan angka Stunting di Desa Tana Tuku yang bertempat di Kantor desa Tana Tuku,Kecamatan Nggoa, Kabupaten Sumba Timur.Senin, (24/07/2023)

Bacaan Lainnya

Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam kurun waktu yang lama.Stunting terjadi karena asupan makanan ke dalam tubuh tidak sesuai dengan kebutuhan gizi yang diperlukan, dan itu terjadi dari mulai dalam kandungan serta baru terlihat setelah usia 2 tahun.

Tujuan dilaksanakannya rapat ini adalah untuk meningkatkan komitmen para pengambil kebijakan dalam peningkatan stunting serta meningkatkan kemampuan Pemerintah Daerah dalam melakukan perencanaan, koordinasi, pemantauan dan evaluasi, serta sosialisasi dan komunikasi interpersonal dan konsolidasi serta memperbaiki data masyarakat Tana Tuku yang stunting.

Babinsa Serma I Gede Sukerane mengatakan,dalam rapat tersebut dijelaskan upaya penurunan stunting dapat dilakukan melalui dua intervensi, yaitu intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk penyebab tidak langsung.Penurunan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh, yang harus dimulai dari pemenuhan prasyarat pendukung.

Kegiatan ini di hadiri oleh,Kasi Pemerintahan Kecamatan Nggoa,Korkab P3MD Kabupaten,Kepala Desa Tana Tuku,Ketua BPD,Bapak/Ibu PD PLD,Nakes Puskemas Nggoa,Bidan Desa Tana Tuku,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda,dan Tokoh Perempuan.

(Mss**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *