SERGAP.CO.ID
KAB MAJALENGKA, || Menindak lanjuti pemberitaan sebelumnya dengan judul “Pekerjaan P3AI Dusun Cinunjang Desa Cipasung Kecamatan lemah sugih Kabupaten Majalengka diduga syarat korupsi”.
Oknum pendamping BBWS Arip yang diduga kuat ikut bermain mengarahkan kelompok P3A untuk membeli bahan material, membongkar batu Alam Tebing perkebunan milik masyarakat sekitar.
Arip Sebagai pendamping telah mengkelabui masyarakat melakukan pembodohan demi melancarkan pekerjaan dengan dalih batu alam tebing dapat di beli dengan harga murah, padahal batu tebing tersebut sebagai penguat penahan tebing kalau di bongkar khawatir menjadi malapetaka di kemudian hari.
Alasan ketua kelompok membeli batu Alam tersebut murah dan langsung ada di tempat tidak mesti menunggu beli dari Majalengka atau di Tasik, dan ini ada arahan di bolehkan oleh pendamping” Ucapnya Deni ketua kelompok.
Camat Lemah Sugih Mumuh Saat di konfirmasi Senada dengan kades Cipasung Deni mengatakan ” itu tidak ada masalah silakan tanya ke pemilik tanah, dan itu bukan ranah saya, ada PUTR dan Satpol PP ” Ujarnya Camat Mumuh.
Namun dalam hal ini, Camat Mumuh diduga menghindar dari persoalan pembongkaran batu tebing tersebut, Seharusnya pihak kecamatan melakukan Monitoring mengintruksikan Kasi Tantrib koordinasi dengan pendamping BBWS, serta di buat nota Dinas atau berita acara agar ketika terjadi sesuatu, sudah jelas ada berita acara sebagai landasan payung hukumnya.
Pasalnya, selain tidak di tempuhnya mekanisme aturan yang ada, juga lalai dari pengawasan pekerjaan, salah satunya baru hitungan minggu tembok saluran air sudah pecah retak, disinyalir sebagian pekerjaan pakai batu kali dan batu kodok sehingga mudah terkalupas dan penggunaan Semen yang jelas tidak memenuhi standar spesifikasi spek gambar dan RAB.
Maka dari itu, warga yang merasa di rugikan yang tidak mau namaya di sebutkan, meminta kepada pihak inspektorat, agar segera memeriksa pengawasan Oknum pendamping BBWS, khawatir ada intervensi dari para pihak Oknum yang ingin meraup keuntungan pribadi dalam pekerjaan P3A ini.
“Kami selaku masyarakat berharap untuk secepatnya turun kelokasi, demi kepentingan untuk mengurangi segala bentuk perbelanjaan Matrial ” Tutupnya warga
(M ALI)






