SERGAP.CO.ID
KUPANG, || Jadikan Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) sebagai momentum dalam pendidikan dan kebudayaan sebagai gerakan pencerdasan dan penumbuhan generasi yang berkarakter pancasila. Demikianyang disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) SDI Liliba, Yohanes Jogo Tukan, S.Pd, di ruang kerjanya Jumad, (5/5/2023).
” Hari ini dalam memperingati Hardiknas semua petugas dilakukan oleh para siswa. Disitu kita bisa melihat keberhasilan terletak pada anak- anak dalam menampilkan, berkreasi di kegiatan ini meskipun persiapannya dalam waktu yang sangat singkat” Ungkapnya.
Bicara tentang makna tema peringatan Hardiknas Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar.” Yohanes Jogo Tukan, S.Pd, berpendapat bahwa Hardiknas bukan hanya sekadar perayaan tahunan yang melibatkan seluruh ekosistem pendidikan, melainkan juga momentum untuk bersyukur atas kemajuan yang terjadi di dunia pendidikan dan kebudayaan. Ia mengatakan, dengan berbagai sarana dan prasarana yang tersedia saat ini, tidak ada alasan bagi generasi muda untuk bermalas-malasan dalam menuntut ilmu.
lebih lanjut Yohanes menjelaskan Pembelajaran Merdeka Belajar sesuai dengan kebutuhan anak dimana anak tidak hanya diajarkan materi saja namun mengharuskan anak- anak dapat mengenal potensi diri sehingga para siswa bebas mengeksplorasi bakat dan talenta.
” Jadi konsep merdeka belajar ini sangat membantu kami khususnya sebagai sekolah penggerak dimana semua pembelajaran difokuskan potensi anak harus digali” Jelas Yohanes.
Sebagai wujud penguatan Pancasila SD Inpres Liliba sudah tiga kali melakukan kegiatan project pancasila sesuai Thema yang diberikan seperti pengolahan sampah menjadi bahan jadi dan dipamerkan serta karya anak- anak dijual dan dipasarkan.
Ia antusias kedepannya sekolah ini terus akan bekerja keras memberikan terbaik dalam mengembangkan potensi yang dimiliki siswa pendidik.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala dinas Pendidikan Kota Kupang, Dumuliahi Djami mengatakan memaknai Momentum Hardiknas melalui Kurikulum Merdeka semua satuan pendidikan lebih fleksibel dalam meraih cita-cita.
Dalam meningkatkan assessment Nasional di Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan Kota kupang telah melaksanakan Program ” Gasing” Matematika Gampang, Asyik dan Menyenangkan serta selanjutnya akan dilakukan secara berkelanjutan kedepannya.
” Harapannya dengan metode Gasing ini dapat meningkatkan nilai Numerasi dan literasi Kita bisa sejajar dengan rata- rata nasional bahkan kalau bisa lebih satu digit rata-rata Nasional, dimana kita ketahui dibawah rata-rata. Walaupun belum maksimal tetapi saya percaya semua Tim Guru dan Kepala sekolah sudah melakukan dengan baik di sekolah ” Jelasnya.
Pada Momentum 2 Mei ini juga dicanangkan Tahun 2023-2024 mulai PAUD, SD dan SMP sudah menggunakan dua bahasa Indonesia sebagai bahasa Inti dan Bahasa Inggris sebagai bahasa Pendamping.
” Untuk itu saya Percaya jika kita memiliki niat dan gerak yang sama pasti program ini bisa berjalan dengan sukses dan dievaluasi pada tahun mendatang” Pungkasnya.
(Dessy)






