Personil Babinsa Koramil 1613-01/Loli, Melaksanakan Pembibitan 15.000 Pohon Kelor

SERGAP.CO.ID

LOLI SUMBA BARAT, || Tanaman kelor kini menjadi tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi setelah diketahui sebagai tanaman obat berkhasiat. Kondisi itulah yang menjadikan pertimbangan mengapa TNI-AD khususnya jajaran Kodim 1613/Sumba Barat melakukan membudidayakan pohon kelor dengan melakukan pembibitan.

Bacaan Lainnya

Seperti yang dilakukan Para Babinsa Koramil 1613-01/Loli melaksanakan pembibitan pohon kelor di Lahan milik Koramil 1613-01/Loli di Desa Modu Waimaringu Kec. Kota Waikabubak Kab. Sumba Barat, Sabtu (12/11/22).

Danramil 1613-01/Loli Kapten Inf Nyoman Sukada yang memimpin langsung kegiatan tersebut mengatakan bahwa kita memanfaatkan lahan yang ada untuk melaksanakan pembibitan tanaman Kelor yang rencana 15.000 ribu batang.

“Untuk hari ini hasil pengisian Polibag untuk pembibitan kelor berjumlah 1050 buah dan akan terus dilanjutkan sampai target yang ditentukan tercapai sesuai perintah Komandan Kodim” Ungkapnya.

Sementara itu, Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Czi Rahadian Firnandi,S.Hub.Int mengatakan bahwa pembudidaya Kelor ini merupakan kerjasama pemerintah provinsi NTT dengan Korem 161/WS dan Kodim jajaran khususnya Kodim 1613/Sumba Barat ini.

“Untuk proses awal pembibitan melibatkan Babinsa jajaran Kodim 1613/Sumba Barat dan rencananya nantinya akan dibagikan ke masyarakat untuk ditanami untuk membantu meningkatkan perekonomian dan gizi masyarakat” Ungkapnya.

Lanjutnya, Kenapa kita pilih kelor, selain banyak manfaatnya, tanaman ini tidak membutuhkan perawatan ekstra, ketika sudah mendapat sinar matahari dan air yang cukup, tanaman kelor pasti tumbuh” ungkapnya

Daun kelor sudah dianggap sebagai tanaman ajaib yang bisa dipakai sebagai obat herbal semua penyakit, kandungan vitamin C daun kelor semakin banyak dari sayur ataupun buah lainnya. Di luar itu, kandungan vitamin A dalam daun kelor sangatlah tinggi.

“Tanaman kelor memiliki khasiat multi fungsi, hampir seluruh bagian batang pohonnya dapat dimanfaatkan. Selain daun dan buahnya dapat dikonsumsi untuk sayuran, batang pohon dan akarnya dapat digunakan sebagai kayu bakar dan berharap warga masyarakat juga ikut budidaya Kelor ini” Harap Dandim Letkol Czi Rahadian Firnandi

(Ms/Sergap)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *