SERGAP.CO.ID
SUMBA BARAT, || Permasalahan stunting bukan saja menjadi tanggung jawab petugas kesehatan Gizi, melainkan seluruh pihak terkait lainnya termasuk TNI-AD, maka dalam hal ini Babinsa Koramil 1613-01/Loli Kodim 1613/Sumba Barat Serda Samuel Lede Kalli bersama Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Puuweri turun ke lapangan dalam pendataan stunting yang berlokasi di Dusun 4 Desa Beradolu Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat, Selasa (11/10/22).

TNI-AD melalui Babinsa yang langsung bersentuhan dengan masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, pemahaman, pendataan serta melakukan pendekatan kepada orang tua yang anaknya masuk dalam kategori stunting untuk mau menjalani perawatan.
Hal yang sama dilakukan Babinsa Koramil 01/Loli Serda Samuel Lede Kalli bersinergi bersama Nakes dari Puskesmas berserta Kepala Dusun dengan mengecek dan memberikan pemahaman serta mengajak orang tua yang anaknya masuk kategori stunting berdasarkan hasil dari pemeriksaan petugas puskesmas.
Pada kesempatan tersebut Serda Samuel Lede Kalli bersama perwakilan puskesmas dan kepala dusun memberikan himbauan kepada orang tua anak, agar ke depannya lebih memperhatikan Gizi bagu anak nya.
Petugas puskesmas Puuweri dalam kesempatannya juga menyampaikan ucapkan terimakasihnya kepada Babinsa Serda Samuel yang selama ini terus ikut membantu dan mendampingi dalam kegiatan pengecekan dan pendataan anak stunting, sehingga dengan adanya kerjasama ini pekerjaan menjadi terasa ringan dalam upaya penanggulangan kasus stunting.” Tuturnya.
(Ms/Sergap)






