Proyek P3A Sawah Upah Desa Tanjungsari Salopa Diduga Tidak Mengacu RAB Menggunakan Batu Kali

Proyek P3A Sawah Upah Desa Tanjungsari Salopa Diduga Tidak Mengacu RAB Menggunakan Batu Kali

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Pekerjaan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) dengan kegiatan pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi Swah Upah di Desa Tanjungsari, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, yang merupakan program P3-TGAI dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diduga tidak sesuai RAB. Pasalnya, dari pasangan batu bukan batu belah melainkan batu kali yang di ambil di bantaran sungai yang ada di lokasi pekerjaan.

Bacaan Lainnya

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan sendiri oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air, Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air secara swakelola.

Namun tidak seperti yang ada di kelempok Sawah Upah yang berada di Dusun Sawah Upah Desa Tanjngsari Kecamatan Salopa yang diduga tidak sesuai  speck ada.

Selain itu, dalam pekerjaan pemasangan batu juga pihak pelaksana tidak merujuk kepada spesifikasi teknis pekerjaan peningkatan dan pemeliharaan jaringan irigasi yang dikeluarkan Dinas PU. Dari pantauan sergap.co.id di lokasi pekerjaan tersebut menggunakan batu kali yang di duga syarat kepentingan korupsi demi meraup keuntungan pribadi.

Pasalnya, yang jadi persoalan Anggaran untuk beli batu belah di kemanakan sementara batu yang di pakai mengambil dari kali dekat lokasi pekerjaan.

Salah satu pekerja HOK saat di tanya media ini memaparkan bahwa batu yang di gunakan untuk pekerjaan berasal dari batu kali bahkan saya yang mengambil batu tersebut.” Ucapnya kepada awak media sergap.co.id.

Menurut salah seorang warga berinisial (Y), mengatakan kalau batu kali di ambil ini bisa terjadi erosi dan banjir karena batu sebagai penahan kecepatan air deras di ambil dan di pakai pekerjaan P3A.

Sementara itu, “Ate” Pelaksana P3A Sawah Upah yang juga merupakan Punduh Desa Tanjungsari mengakui memasang batu kali yang ada di lokasi pekerjaan saat dikonfirmasi wartawan. Senin 23 Mei 2022.

Ditempat terpisah Kepala Desa Tanjungsari Nurdin saat di hubungi lewat Tlp WhatsApp menyampaikan bahwa pemasangan Batunya “Ya Pakai batu kali yang ada di lokasi tapi di belah juga, Selain itu Ia juga mengatakan akan menegur pelaksana pekerjaan tersebut. “ ‘ Tuturnya.

(Rizal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *