Ketua Kelompok P3A-TGAI Desa Putaran Pagerageung Lontarkan Ucapan Tak Pantas

Ketua Kelompok P3A-TGAI Desa Putaran Pager Ageung Lontarkan Ucapan Tak Pantas

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Program percepatan peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) adalah program padat karya tunai dari kementrian pekerjaan umum dan perumahan Rakyat dengan sumber dana APBN untuk mendukung salah satu agenda prioritas pembangunan infrastruktur guna pengembangan ekonomi pelayanan dasar.

Bacaan Lainnya

Pekerjaan tersebut  yang bertepatan Cikeler Desa Puteran kecamatan Pagerageng Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Nama kelompok P3A/GP3A yang namanya hampir mirip dengan nama program Pemerintah (P3-TGAI) Diduga merasa Risih dengan kedatangan awak media ketika melakukan kontrol, padahal jelas merujuk kepada UU Pers no 40 tahun 1999 yang di dalam nya ada fungsi kontrol.

Kendati demikian pekerjaan tersebut di atas saat awak media sergap co.id melakukan kontrol Senin (16/05/22), menindak lanjuti Pemberitaan sebelumnya di salah satu Media online dengan judul !! 

“Papan Proyek P3A-TGI Desa Puteran Kecamatan Pagerageng Kabupaten Tasikmalaya Bukannya di Pasang Malah Diduga di Umpetin Diatas Kandang Ayam”

Ketika awak media mengklarifikasi hal di atas kepada ketua kelompok H. Dahlan  “Sontak dengan nada tinggi ” Wah Goblok we main publikasiken wae Kudu namah ngomong hela atuh pasangken kituh”

Wah “GOBLOK ”  main publikasikan aja, harus nya bicarakan dulu pasangkan gitu ” Kemari bukan nya tidak di pasang namun karena menghalangi pekerjaan jadi di simpan dulu ” Ucapnya ketua kelompok.

Kepala Desa Puteran Dahlan yang namanya sama dengan ketua kelompok di komfirmasi melalui ponselnya, itu kan pekerjaan sedang berjalan, kalau sampai akhir pekerjaan tidak di pasang baru, dan saya selalu mengarahkan untuk di pasang ya namanya manusia ada lupanya dengan kesibukan atau cape mungkin.” Katanya kades.

Masih terangnya kades, saya juga mantan media hal seperti itu jangan di permasalahkan jangan mencari cari kesalahan. ” Ujar kades.

Disinggung mengenai volume, lebar tidak tertera dalam papan informasi, itu silakan tanya ke pihak pendamping. ” Singkatnya kades.

Mengacu ke (Bimtek) Bimbingan tekhnik jelas dari mulai awal pekerjaan papan proyek segera di pasang sampai akhir pekerjaan.

Maka kesimpulan pernyataan kades Puteran Dahlan dan ketua kelompok H. Dahlan diduga anti kritik dan anti koreksi.

Diharap kepada pihak Muspika untuk melakukan pembinaan atas perkataan kasar yang di lontarkan ketua kelompok  dan sangat  tidak pantas di dengar.

Setelah munculnya  berita ini, pihak BBWS belum sempat di konfirmasi. Nantikan berita selanjutnya!!

(M Ali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *