SERGAP.CO.ID
SUNGAI PENUH, || Kesemrawutan disekitar Kantor Dinas Perindustrian dan Pengolahan Pasar Sungai Penuh dari hari ke hari semakin tak dapat terelakan, alias Memburuk
Pasalnya, Setiap hari kantor tersebut belakangan ini dinilai, sangat sepi dan hening, baru sekitar pukul 11: 00 Wib Siang seluruh staf dan Pegawai dinilai tidak berada ditempat Alias balek kerumah masing masing.
Hal ini sangat bertentangan dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh (Pemko) melalui Perda.
Melihat kondisi tersebut, Ketua DPD PWRCPK Provinsi Jambi Rusdi Purnama, SH Menilai bahwa beberapa tahun kebelakang, (Kabid Pengelolaan Pasar) Eriyusman, sangat banyak melakukan kesalahan kesalahan fatal, terutama masalah ketidak transparan dalam mengelola keuangan dikantor yang ia pimpin.
inilah yang paling “Bobrok” dan paling parah. selama kepemimpinan Eriyusman di bidang pengelolaan Pasar sungai penuh, menurut pandangan dan penelusuran PWRCPK dan Kru.
Konon…… !!! Eriyusman diduga tidak mampu menjalani Instruksi Walikota Sungai Penuh, beliau Sangat banyak menuai sorotan dari sejumlah komponen, termasuk dari staf dan bawahannya sendiri.
Memang……. ini dilontarkan oleh Salah seorang Staff yang tidak mau namanya dipublikasikan, dan ini dapat dipertanggung jawabkan di hukum.
Menurutnya,….kinerja Kabid Pengelolaan Pasar Sungai Penuh patut dipertanyakan. Sebagai Staff/bawahan, mereka mencermati bahwa kinerja Heriyusman(Kabid Pengelolaan Pasar) tidak maksimal. Bahkan dalam hal implementasi kinerja dilapangan tidak tegas dan tidak Cakep dalam mengambil keputusan.
Dalam bersikap pun cenderung membiarkan kegiatan yang tidak jelas hingga bertentangan dengan Perda.
“Lihat saja kinerja Kabid/Eriyusman beliau selalu mengerjakan pekerjaan sendiri, dan Makan hasil yang diduga bukan miliknya pun sendiri, tanpa memberdayakan Staff dan anggotanya yang sangat butuh arahan.
Ini jelas jelas melanggar aturan, apakah Eriyusman mampu mengemban tanggung jawab kinerja secara individu???……
Konon….Beberapa hari lalu terjadi kekisruhan di ruangan Kabid Pengelolaan Pasar /Eriyusman, terkait SPPD Piktif yang beliau lakukan.
Tidak hanya itu, lanjut Sumber, sampai berita ini diturunkan, diduga tidak akur dengan seluruh staff dan selalu mengintervensi bawahannya.
Ditambahkan Rusdi,….Kita Meminta kepada Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir agar Mengevaluasi kembali kinerja Kabid Pengelolaan Pasar Sungai Penuh Eriyusman atas tidak maksimalnya kinerja beliau,” tegasnya kepada Sergap.
“Walikota Sungai Penuh, perlu melakukan evaluasi atas Kinerja Eriyusman yang tidak maksimal demi mewujudkan Kota Sungai Penuh yang berkeadilan dan lebih baik,” ucapnya.
Bagaimanakah kabar Selanjutnya, tentang Bidang pengelolaan pasar sungai penuh ???………nantikan di episode berikutnya.
(Rusdi P)






