Jaga Produktivitas Pertanian, Babinsa Sumba Timur Turun ke Sawah

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, || Babinsa Koramil 04/Tabundung, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Ejiman, melaksanakan pendampingan ketahanan pangan dengan memantau pertumbuhan tanaman padi sawah di Desa Praingkareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, Kamis (22/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya aparat kewilayahan TNI Angkatan Darat dalam mendukung sektor pertanian serta menjalin komunikasi langsung dengan petani di wilayah binaan.

Dalam kegiatan itu, Sertu Ejiman meninjau kondisi tanaman padi sekaligus berkomunikasi dengan petani untuk mengetahui perkembangan lahan pertanian. Pendampingan ini juga bertujuan memberikan motivasi kepada petani agar tetap memperhatikan perawatan tanaman selama masa pertumbuhan.

Menurut pendekatan pendampingan yang dilakukan Babinsa, pemantauan di lapangan menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi pertanian sekaligus mengidentifikasi persoalan yang mungkin dihadapi petani.

Produktivitas Padi Bergantung pada Kondisi Lahan

Pertumbuhan tanaman padi dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain ketersediaan air, kondisi tanah, pemupukan, pengendalian hama, serta cuaca. Oleh karena itu, pemantauan tanaman perlu diikuti langkah teknis yang sesuai dengan kebutuhan lahan dan rekomendasi petugas pertanian.

Melalui komunikasi dengan petani, kondisi tanaman diharapkan dapat diketahui lebih dini sehingga persoalan yang berpotensi mengganggu pertumbuhan dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Meski demikian, belum tersedia informasi terperinci mengenai luas sawah yang dipantau, usia tanaman, kondisi pengairan, potensi serangan hama, maupun perkiraan hasil panen di Desa Praingkareha.

Data tersebut penting untuk menggambarkan kondisi pertanian secara lebih menyeluruh sekaligus menilai kebutuhan pendampingan lanjutan bagi petani.

Sertu Ejiman berharap kegiatan pendampingan yang berkelanjutan dapat meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan dan merawat tanaman secara optimal.

Sinergi antara petani, Babinsa, dan penyuluh pertanian diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumba Timur.

Namun, peningkatan hasil panen dan terwujudnya swasembada pangan tetap memerlukan dukungan berkelanjutan, termasuk akses sarana produksi, pengairan, pendampingan teknis, dan pemasaran hasil pertanian.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *