KAB. SUMBA TENGAH NTT,||Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melanjutkan rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Sumba Tengah Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 930/Toda Tebi , Kota Anakalang, Sumba Tengah, Jumat (16/10/2026).
Komandan Kodim 1613/Sumba Barat Letkol Inf Ignasius Hali Sogen S.E,.M.Han Turut Hadir dalam kunjungan Kerja Menhan Dan Mengikuti Pengarahan Menhan.
Dalam pengarahannya, Menhan Sjafrie memberi penekanan untuk menjaga kebersamaan antara jajaran TNI dan Pemerintah Daerah guna menunjukkan soliditas yang utuh demi kesejahteraan masyarakat. “Ini menunjukkan bahwa TNI dan Pemerintah Daerah adalah satu keluarga besar! TNI bertugas untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalian sebagai anggota Batalyon Infanteri 930 Toda Tebi yang juga Batalyon Teritorial Pembangunan, tugasnya adalah menjaga kedaulatan negara di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Sumba Tengah,” tegas Menhan Sjafrie.
Menhan menjelaskan bahwa selain dibekali kualifikasi tempur utama yakni menembak, bela diri, dan patroli menghadapi musuh, prajurit Yonif TP juga dibekali kemampuan teritorial pembangunan. Hal ini bertujuan untuk membantu rakyat serta memastikan kehadiran satuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Tasikmalaya. *“Kalian dibekali kemampuan teritorial pembangunan untuk membantu masyarakat, membantu rakyat. Agar supaya Batalyon ini mempunyai manfaat, yaitu membuat rakyat di Tasikmalaya merasa aman dan merasa nyaman,” pesan Menhan.
“Selama bertugas sebagai prajurit, kewajiban kalian adalah membalas jasa rakyat. Pangkalanmu adalah dari rakyat, senjatamu adalah dari rakyat. Oleh karena itu, kalian tidak boleh menyakiti hati rakyat!” ujar Menhan.
Menhan turut mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa memegang teguh dan melaksanakan 8 Wajib TNI, menjunjung tinggi kekompakan, serta taat kepada arahan pimpinan dan hirarki komando. Di samping itu, Menhan menekankan pentingnya menjaga persatuan tanpa memandang perbedaan suku bangsa di bawah naungan Bhinneka Tunggal Ika,
(Ms)






