KOTA BANDUNG, || Warga di sekitar Kali Cidurian, RT 02/RW 08, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, dikejutkan dengan penemuan sebuah granat yang diduga masih aktif. Bandung, Senin 21/9/2026.
Benda berbahaya tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh tiga anak yang tengah mencari benda-benda berbahan logam menggunakan magnet di sekitar aliran Kali Cidurian. Saat magnet digunakan, sebuah benda berbentuk menyerupai granat ikut terangkat dan menempel pada magnet.
Menyadari benda yang ditemukan bukan benda biasa, ketiga anak tersebut kemudian melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Buahbatu untuk mendapatkan penanganan dan memastikan kondisi benda tersebut.

Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, S.I.P., bersama personel terkait turut melakukan pengecekan di sekitar lokasi penemuan.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim penjinak bahan peledak (Gegana), benda tersebut dipastikan merupakan granat model lama yang masih dalam kondisi aktif.
Mengingat benda tersebut berpotensi membahayakan keselamatan warga, petugas segera melakukan pengamanan dan memindahkannya ke lokasi yang jauh dari permukiman serta aktivitas masyarakat.
Proses disposal atau pemusnahan kemudian dilakukan di area persawahan yang dinilai aman dan jauh dari permukiman warga. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur penanganan bahan peledak guna memastikan granat tidak lagi menimbulkan ancaman bagi masyarakat di sekitar Kali Cidurian.

Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, S.I.P., mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, apalagi mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai granat atau bahan peledak.
“Apabila masyarakat menemukan benda yang diduga granat atau benda berbahaya lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat dan jangan melakukan tindakan sendiri,” imbaunya.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat menemukan benda asing atau mencurigakan, baik di sungai, lahan kosong, persawahan maupun lokasi lainnya.
Penanganan benda yang diduga sebagai bahan peledak harus dilakukan oleh petugas yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus. Hal tersebut penting untuk mencegah risiko ledakan serta menghindari jatuhnya korban akibat kesalahan dalam penanganan.
Penemuan granat tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan keberadaan benda asing yang ditemukan di lingkungan sekitar. Jika menemukan benda mencurigakan, segera menjauh dan laporkan kepada petugas berwenang.
(Suryana)






