Panen Lebih Efisien, Babinsa Dampingi Petani Mbaha Eti Gunakan Mesin Panen

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, NTT, || Penggunaan alat panen modern membantu proses pemanenan padi di lahan seluas sekitar satu hektare milik Umbu Ndamu, anggota Kelompok Tani Mbaha Eti, Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan tersebut mendapat pendampingan Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Y. Saekoko, Kamis (17/9/2026).

Bacaan Lainnya

Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian. Sertu Y. Saekoko turut berada di lokasi dan membantu petani selama proses panen berlangsung.

Penggunaan alat panen modern menjadi salah satu upaya untuk mempercepat proses pemanenan dibandingkan pengerjaan yang sepenuhnya dilakukan secara manual. Selain menghemat waktu dan tenaga, pemanfaatan teknologi pertanian diharapkan dapat membantu petani dalam menangani hasil panen secara lebih efektif.

Namun, penggunaan alat modern tetap membutuhkan pengelolaan dan penyesuaian dengan kondisi lahan. Keterampilan petani serta kesiapan sarana pendukung juga menjadi faktor yang turut menentukan kelancaran proses pemanenan.

Sertu Y. Saekoko mengatakan pendampingan kepada petani merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam mendukung kegiatan pertanian dan ketahanan pangan.

“Kami akan terus mendampingi para petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen, sehingga dapat memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Bagi petani, penggunaan alat modern pada saat panen memberikan alternatif dalam menyelesaikan pekerjaan dengan waktu dan tenaga yang lebih efisien. Teknologi tersebut dapat menjadi pendukung terutama ketika luas lahan yang dipanen membutuhkan pengerjaan dalam waktu relatif cepat.

Lahan sekitar satu hektare milik Umbu Ndamu menjadi lokasi panen yang dilakukan bersama Kelompok Tani Mbaha Eti. Kehadiran Babinsa sekaligus menjadi sarana untuk berkomunikasi langsung dengan petani mengenai kegiatan pertanian yang sedang berlangsung.

Pendampingan tidak hanya dilakukan pada saat panen. Babinsa juga mendorong petani agar terus mengoptimalkan pengelolaan lahan dan memanfaatkan sarana yang tersedia sesuai kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas.

Dari sisi ketahanan pangan, peningkatan hasil produksi pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan di wilayah. Karena itu, kegiatan petani mulai dari pengolahan lahan hingga pemanenan mendapat perhatian melalui pendampingan di lapangan.

Pemanfaatan alat panen modern di Desa Lambakara diharapkan dapat memberikan gambaran bahwa teknologi dapat menjadi salah satu pendukung kegiatan pertanian. Sementara itu, pengalaman dan keterampilan petani tetap menjadi bagian utama dalam menentukan keberhasilan pengelolaan lahan dan hasil produksi.

Kegiatan panen berlangsung dengan pendampingan Babinsa sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Pahunga Lodu.

(Pendim 1601 ST/Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *