SERGAP.CO.ID
KABUPATEN CIREBON || Bupati Cirebon Imron meresmikan Gedung SD SAI Islamic Full Day School di Kabupaten Cirebon dengan menandatangani prasasti peresmian, Jumat (5/9/2026).
Kehadiran sekolah berbasis pendidikan Islam dengan konsep full day school tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi masyarakat dalam memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama.
Peresmian Gedung SD SAI Islamic Full Day School berlangsung di sela kegiatan Workshop Manajemen Madrasah Diniyah yang digelar di lokasi yang sama.
Selain menandatangani prasasti, Bupati Imron juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan lembaga pendidikan Islam yang terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

SD SAI Islamic Full Day School merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Sa’diyah Imron Cirebon (YASIC).
Yayasan tersebut juga menaungi sejumlah lembaga pendidikan lainnya, seperti Taman Kanak-Kanak (TK), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Imron menyampaikan apresiasi atas berdirinya SD SAI Islamic Full Day School. Menurutnya, lembaga pendidikan Islam perlu terus mengembangkan konsep pendidikan yang unggul dan profesional agar mampu menjawab kebutuhan serta perkembangan zaman.
“Umat Islam saat ini harus mempelajari kitab kuning, kitab putih, sekaligus kitab abu-abu,” ujar Imron usai penandatanganan prasasti.
Imron menjelaskan, kitab kuning merujuk pada ‘kutub at-turats’ atau kitab-kitab studi keislaman. Sementara kitab putih dimaknai sebagai ilmu pengetahuan dan sains, sedangkan kitab abu-abu berkaitan dengan seni dan budaya.
“Dengan ilmu agamanya kuat, mengerti sains, dan menghargai tradisi dan budaya, maka Insya Allah menjadi pribadi yang hebat,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan serta mampu menghargai seni, tradisi, dan budaya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Sa’diyah Imron Cirebon (YASIC), Imron Rosadi, menjelaskan pendirian SD SAI Islamic Full Day School berangkat dari masih adanya anak usia sekolah dasar yang belum mengikuti pendidikan di Madrasah Diniyah karena berbagai alasan.
Padahal, menurutnya, pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian anak sejak usia dini.
“Sehingga YASIC mendirikan SD ini sebagai pilihan bagi orang tua siswa yang ingin anaknya bersekolah di SD dengan tetap mengaji sebagaimana di Madrasah Diniyah,” tuturnya.
Pendirian sekolah dasar berkonsep Islamic Full Day School tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi orang tua yang menginginkan anaknya memperoleh pendidikan umum sekaligus pendidikan agama dalam satu sistem pembelajaran.
Selain menandatangani prasasti peresmian gedung, Bupati Cirebon Imron juga berkesempatan menanam pohon pule di halaman sekolah. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Pembina YASIC dan diakhiri dengan doa bersama.
Peresmian Gedung SD SAI Islamic Full Day School diharapkan dapat menambah pilihan layanan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon serta mendukung pembentukan generasi yang memiliki pemahaman agama, pengetahuan, dan karakter yang kuat.
(Agus)






