Pipa Air Bersih Tersumbat, Babinsa Koramil Rindi Umalulu Turun Bantu Warga

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, || Akses air bersih bagi masyarakat menjadi perhatian Babinsa Koramil 02/Rindi Umalulu, jajaran Kodim 1601/Sumba Timur. Bersama warga, Babinsa Pratu Irwandi turun langsung memperbaiki pipa saluran air bersih yang mengalami penyumbatan di Desa Wairara, Kecamatan Mahu, Kabupaten Sumba Timur, Kamis (20/8/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan dilakukan melalui gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat. Babinsa bersama warga memeriksa kondisi saluran, membersihkan bagian pipa yang tersumbat, serta melakukan perbaikan pada bagian yang mengalami kendala.

Upaya tersebut dilakukan agar aliran air bersih dapat kembali berjalan normal dan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih tidak terganggu.

Pratu Irwandi mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi warga di wilayah binaannya.

“Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan saluran air bersih dapat kembali berfungsi sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan fasilitas dasar seperti ketersediaan air bersih membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat perlu terus dipelihara.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan warga bekerja bersama tanpa membedakan tugas. Pembersihan dan perbaikan dilakukan secara bertahap hingga bagian pipa yang mengalami penyumbatan dapat ditangani.

Selain membantu mengatasi persoalan air bersih, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat. Interaksi langsung dalam kegiatan sosial diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Warga Desa Wairara menyambut positif kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Masyarakat mengapresiasi kepedulian Pratu Irwandi yang turut membantu mengatasi persoalan fasilitas air bersih di wilayah mereka.

Kegiatan gotong royong berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Dengan kembali berfungsinya saluran air, warga diharapkan dapat memperoleh akses air bersih dengan lebih lancar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

(Ms)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *