KUPANG, || Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Nusa Tenggara Timur (NTT) beserta seluruh jajaran menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya pada Sabtu pagi (15/8/2026). Bencana ini telah menimbulkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan infrastruktur di berbagai titik.
Kajati NTT menegaskan rasa prihatin terhadap situasi darurat yang dihadapi masyarakat, termasuk ancaman tsunami yang sempat memicu kepanikan di wilayah pesisir.
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kejaksaan Tinggi NTT, kami turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Flores,” ujarnya.
Ia mendoakan agar para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Bagi mereka yang mengalami luka-luka atau kehilangan harta benda, Kajati berharap segera diberikan kesembuhan dan ketabahan untuk menjalani masa pemulihan.
Kejaksaan Tinggi NTT juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, dan relawan yang telah bekerja tanpa lelah dalam proses evakuasi dan penanganan darurat.
Menutup pernyataannya, Kajati NTT mengirimkan pesan semangat bagi seluruh warga terdampak.
“Doa dan solidaritas kami menyertai seluruh masyarakat Flores. Tetap kuat, tetap tabah, dan bersama kita akan melewati masa sulit ini.” Tutupnya.
(Desy)






