SERGAP.CO.ID
KABUPATEN CIREBON || Brawijaya FC secara resmi mengukuhkan diri sebagai kampiun Open Tournament Chima Cup 2026. Gelar juara pertama berhasil diamankan tim asal Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dalam laga final yang berlangsung meriah di Lapangan Makodim 0620 Cirebon Minggu, 28 Juni 2026.
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Anniversary Chima ke-3 ini diikuti 8 tim tarkam terbaik se-Kabupaten Cirebon. Persaingan ketat di lapangan dibayar lunas oleh Brawijaya FC dengan permainan kolektif, mental baja, dan semangat pantang menyerah.
Momen penyerahan tropi menjadi bukti sah kemenangan tersebut. Dalam foto resmi, terlihat perwakilan Brawijaya FC menerima piala bergilir, sertifikat “Champion”, dan uang pembinaan langsung dari panitia pelaksana Chima Cup, setelah dalam babak Final mengalahkan Tim ASB FC dengan skor 4-2.
Di balik kemenangan ini ada cerita yang tidak banyak orang tahu. Brawijaya FC bukan tim yang terbentuk dari membeli pemain bintang. Filosofi tim ini sederhana: membangun dari dalam, menjaga yang setia, dan berjuang bersama sampai akhir.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Pertama, kepada panitia Chima Cup atas turnamen yang fair, sportivitas tinggi, dan sangat meriah. Kedua, kepada seluruh pemain Brawijaya yang memilih stay, berkeringat, dan berjuang tanpa drama. Ketiga, kepada keluarga, suporter, dan semua pihak yang telah membantu serta mendoakan kami,” ungkap perwakilan tim.
“Balas dendam terbaik memang prestasi. Dulu kami sempat diremehkan sebagai tim biasa. Hari ini, piala ini yang menjawab. Tapi kami tetap rendah hati, karena ini milik kita semua,” lanjutnya.
Chima Cup 2026 menjadi titik balik penting bagi Brawijaya FC. Kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal dari target-target besar berikutnya. Dengan fondasi tim yang solid, Brawijaya FC siap melangkah lebih jauh di kancah sepak bola tarkam Cirebon.
(Ags)






