KAB. PURWAKARTA, || Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, kembali menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat. Kali ini, ia turun langsung ke lokasi proyek pengaspalan jalan hotmix setelah menerima aduan warga terkait dugaan ketebalan aspal yang dinilai tidak sesuai spesifikasi teknis.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran publik, sekaligus memastikan kualitas pekerjaan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Keluhan warga bermula dari kekhawatiran terhadap kondisi jalan yang tengah dikerjakan di salah satu wilayah Kabupaten Purwakarta. Sejumlah warga menilai lapisan hotmix yang dihamparkan tampak lebih tipis dari ketentuan yang seharusnya diterapkan dalam proyek tersebut.
Masyarakat khawatir kualitas jalan yang kurang optimal akan berdampak pada usia pakai infrastruktur. Jalan yang baru dibangun dikhawatirkan lebih cepat mengalami kerusakan, seperti retak maupun berlubang, sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran perbaikan di kemudian hari.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Om Zein memilih untuk tidak hanya menerima laporan secara administratif. Ia mendatangi langsung lokasi proyek guna melihat kondisi riil di lapangan.
“Setiap laporan dari warga adalah prioritas. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pembangunan infrastruktur di Purwakarta, terutama jalan raya, memiliki kualitas yang prima dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Om Zein di sela-sela inspeksi lapangan.Selasa 9/6/2026.
Di lokasi proyek, Bupati melakukan pengecekan terhadap proses penghamparan aspal. Ia juga meminta dilakukan pengukuran untuk memastikan ketebalan hotmix sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam kontrak pekerjaan.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan, Om Zein turut memberikan arahan tegas kepada pihak pelaksana proyek dan pengawas lapangan agar kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama.
“Saya minta pengerjaannya diperbaiki. Tolong lapisi lagi sesuai dengan ketebalan yang ada di aturan. Jangan sampai baru beberapa bulan dipakai, jalannya sudah hancur lagi. Kasihan masyarakat,” tegasnya.
Dari sisi pemerintah daerah, pengawasan langsung kepala daerah dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran pembangunan. Infrastruktur yang dibangun dengan dana publik harus memenuhi standar mutu agar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama.
Sementara itu, pihak kontraktor disebut telah menerima arahan yang diberikan Bupati Purwakarta dan menyatakan kesediaannya untuk menindaklanjuti hasil evaluasi di lapangan. Kontraktor berjanji akan melakukan penyesuaian pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang berlaku.
Meski demikian, proses evaluasi terhadap kualitas pekerjaan tetap menjadi kewenangan unsur teknis yang bertugas melakukan pengawasan proyek secara berkala. Jika ditemukan ketidaksesuaian, maka pelaksana pekerjaan wajib melakukan perbaikan sesuai ketentuan kontrak.
Langkah cepat Bupati Purwakarta mendapat apresiasi dari sejumlah warga. Mereka menilai keterlibatan langsung kepala daerah dalam merespons keluhan masyarakat menunjukkan adanya perhatian terhadap kualitas pembangunan yang sedang berlangsung.
Bagi masyarakat, pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi publik. Laporan dan masukan dari warga menjadi bagian penting dalam memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai perencanaan.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menjaga mutu infrastruktur diharapkan mampu menghasilkan jalan yang aman, nyaman, dan tahan lama. Dengan pengawasan yang konsisten, pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga pada kualitas serta manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Langkah gerak cepat yang ditunjukkan Om Zein sekaligus menjadi pesan bahwa setiap pembangunan harus mengedepankan transparansi, kepatuhan terhadap spesifikasi teknis, dan tanggung jawab terhadap kepentingan publik.
(Dewi)






