KAB. PANDEGLANG, || Pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Cikulutuk di Kampung Cikalir, Desa Cikumbuen, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, resmi dimulai dengan pelaksanaan ground breaking atau peletakan batu pertama pada Minggu (7/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan yang melibatkan Kodim 0601/Pandeglang bersama jajaran TNI AD, termasuk Yon TP 842 Badak Sakti dan Koramil 05/Mandalawangi. Acara berlangsung dengan dihadiri unsur TNI, aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Ground breaking menjadi penanda dimulainya tahapan konstruksi fisik jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas masyarakat di wilayah Desa Cikumbuen dan sekitarnya. Selama ini, akses masyarakat yang melintasi Sungai Cikulutuk masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.
Danramil 05/Mandalawangi, Kapten Infanteri Supriatin, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program yang dilaksanakan TNI AD untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Program ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan TNI AD bersama satuan terkait untuk membantu meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat,” ujar Supriatin.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial lainnya.
Pelaksanaan pembangunan di lapangan dipimpin oleh Babinsa Desa Cikumbuen, Serda Hadiri, yang turut mengoordinasikan kegiatan bersama masyarakat setempat.
Dalam rangkaian acara, dilakukan doa bersama serta penyampaian harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai rencana. Peletakan batu pertama juga menjadi simbol dimulainya komitmen bersama dalam menghadirkan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Selain menjadi sarana penghubung antarwilayah, pembangunan jembatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dengan memperlancar distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta aktivitas warga sehari-hari.
Meski demikian, hingga saat ini belum disampaikan secara rinci mengenai nilai anggaran, spesifikasi teknis, maupun target penyelesaian pembangunan Jembatan Garuda. Pihak pelaksana menyatakan proyek akan dikerjakan secara bertahap sesuai perencanaan yang telah disusun.
Warga Desa Cikumbuen menyambut positif dimulainya pembangunan tersebut. Mereka berharap jembatan yang dibangun dapat menjadi solusi atas kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat saat melintasi Sungai Cikulutuk.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda, pemerintah, TNI, dan masyarakat berharap kehadiran infrastruktur tersebut dapat meningkatkan keselamatan, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendukung pembangunan desa yang lebih merata di Kabupaten Pandeglang.
(Kamri S)






