KAB. NAGAN RAYA, || Musabaqah Tilawatil Quran MTQ ke-VIII tingkat Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, resmi ditutup pada Sabtu malam 6 Juni 2026. Selama beberapa hari, ratusan qari dan qariah dari seluruh gampong beradu kemampuan tilawah, tahfiz, dan fahmil Quran di panggung final.
Penutupan ditandai sambutan Camat Tripa Makmur Nasruddin, S.Pd. Ia menegaskan MTQ tidak boleh berhenti pada seremoni perlombaan. Menurutnya, kegiatan keagamaan ini harus menjadi instrumen pembinaan karakter generasi muda. Terutama di wilayah pelosok yang akses pendidikan keagamaannya terbatas.
“MTQ VIII ini saya nyatakan ditutup. Ini momentum pembinaan generasi Qurani di Tripa Makmur. Saya tegaskan, Al-Quran adalah pedoman hidup umat Islam. Harapan saya, dari kecamatan Tripa Makmu ini nantinya akan lahir qari-qariah yang tidak hanya fasih membaca, tapi mengamalkan nilai Al-Quran untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Bagi Nasruddin, lahirnya qari-qariah unggul bukan tujuan akhir. Ia mendorong para juara yang akan mewakili Tripa Makmur ke MTQ Kabupaten Nagan Raya untuk terus mengasah kemampuan dan menjaga integritas.
“Pesan saya, terus tingkatkan kualitas tilawah. Jaga nama baik Tripa Makmur. Kepada orang tua, saya harap terus mendampingi anak belajar Al-Quran. Itu pondasi kuat membangun karakter bangsa,” pesannya.
Harapan serupa datang dari orang tua peserta. Seorang ibu dari salah satu gampong menilai MTQ memberi ruang bagi anak-anak untuk lebih dekat dengan Al-Quran di tengah derasnya arus digital.
“Kami sebagai orang tua berharap MTQ terus ada setiap tahun. Anak-anak jadi lebih dekat dengan Al-Quran, akhlaknya terjaga. Ini penting untuk masa depan Indonesia,” katanya.
Seorang warga yang enggan disebut namanya menambahkan, MTQ tingkat kecamatan memiliki fungsi sosial. Selain melahirkan qari-qariah, kegiatan ini mempererat hubungan antar gampong.
“Kegiatan ini mempererat persatuan antar gampong. Pesan kami ke pemerintah, MTQ harus jadi program prioritas. Lewat Quran, kita jaga kerukunan dan ketahanan ideologi bangsa dari bawah,” ujarnya.
Ketua Panitia MTQ VIII Tripa Makmur melaporkan seluruh cabang lomba berjalan lancar. Para juara telah menerima penghargaan dan akan menjalani pembinaan intensif sebelum berlaga di tingkat kabupaten.
“MTQ VIII sukses. Semoga lahir generasi yang mencintai Al-Quran dan mencintai Indonesia,” kata panitia saat menutup acara dengan doa bersama.
(M. Adhar)






