DPRD dan Forkopimda Karawang Terima Aspirasi Mahasiswa Cipayung Plus Secara Humanis

SERGAP.CO.ID

KAB. KARAWANG, || Ketua DPRD Kabupaten Karawang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerima aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus di halaman Plaza Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, Kamis (21/5/2026).

Bacaan Lainnya

Aliansi mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut terdiri dari PMII, HMI, GMNI, KAMMI, GMKI dan PMKRI. Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi melalui aksi unjuk rasa yang berlangsung hingga malam hari dengan pengawalan aparat keamanan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang bersama unsur Forkopimda hadir langsung untuk menerima massa aksi sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Aksi demonstrasi diterima dengan pendekatan humanis melalui dialog terbuka antara perwakilan mahasiswa dan unsur pemerintah daerah maupun Forkopimda. Dalam suasana tertib dan damai, mahasiswa diberi ruang untuk menyampaikan pandangan serta tuntutan mereka.

Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam menghormati kebebasan berpendapat sebagaimana dijamin dalam peraturan perundang-undangan. Namun demikian, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban umum agar penyampaian aspirasi tidak mengganggu stabilitas daerah.

“Pemerintah Kabupaten Karawang senantiasa mendukung kebebasan berpendapat sesuai hukum yang berlaku,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Di sisi lain, aksi mahasiswa dinilai menjadi bagian dari dinamika demokrasi yang wajar dalam menyampaikan kritik maupun aspirasi kepada pemerintah. Pengamat sosial politik menilai pendekatan dialogis yang dilakukan Forkopimda dan mahasiswa menjadi langkah positif untuk menjaga komunikasi antara pemerintah dan kalangan akademisi.

Meski demikian, sejumlah mahasiswa berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya diterima secara simbolis, tetapi juga ditindaklanjuti secara nyata oleh pemerintah daerah maupun lembaga terkait. Menurut mereka, ruang dialog perlu terus dibuka agar kebijakan publik dapat berjalan lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, aparat keamanan tetap melakukan pengamanan selama aksi berlangsung guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Hingga kegiatan selesai, demonstrasi berlangsung tertib tanpa adanya gangguan keamanan maupun tindakan anarkis.

Kehadiran Forkopimda dalam menerima langsung massa aksi dinilai menjadi upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka sekaligus menjaga stabilitas daerah di tengah meningkatnya dinamika penyampaian aspirasi publik.

(Ahmad Z)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *