Jalan Ditutup Mulai Sore, Ribuan Warga Diperkirakan Hadiri Kirab Budaya di Bandung

SERGAP.CO.ID

KOTA BANDUNG, || Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu (16/5/2026) diperkirakan menyedot ribuan pengunjung. Untuk mendukung kelancaran acara, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan rekayasa lalu lintas, kantong parkir, hingga ratusan petugas gabungan di sepanjang jalur kirab.

Bacaan Lainnya

Kirab budaya tersebut akan menempuh rute sepanjang 3,5 kilometer dengan titik awal di Kiara Artha Park, kemudian melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, sebelum berakhir di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponegoro.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar mengatakan, penutupan jalan di sepanjang rute kirab akan dimulai pukul 18.00 WIB. Sementara pelaksanaan kirab berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB.

“Untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas, kami menyiapkan sekitar 600 petugas gabungan dari kepolisian, Dishub Jabar, dan Dishub Kota Bandung,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Selain petugas lalu lintas, Satpol PP juga akan diterjunkan guna menjaga ketertiban penonton selama acara berlangsung. Pemprov Jabar menilai antusiasme masyarakat terhadap kirab budaya diperkirakan cukup tinggi sehingga pengamanan dan pengaturan massa menjadi perhatian utama.

Di sisi lain, masyarakat yang hendak menyaksikan kirab secara langsung diminta tidak khawatir terkait lokasi parkir kendaraan. Dishub Jabar telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di beberapa titik strategis di sekitar lokasi acara.

“Kantong parkir utama berada di kawasan Gedung Sate, Kantor Inspektorat, DPRD Jabar, Masjid Pusdai, Bank Mandiri, dan Monumen Perjuangan,” kata Dhani.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan barang bawaan masing-masing mengingat padatnya pengunjung yang akan hadir dalam kirab budaya tersebut.

Ia juga meminta masyarakat mempersiapkan kondisi fisik sebelum menghadiri acara, termasuk makan dan beristirahat yang cukup. Herman bahkan mengimbau warga untuk tidak membawa bayi ke lokasi kirab demi alasan kenyamanan dan keselamatan.

“Kami harapkan ketertiban dari masyarakat agar acara berjalan aman dan lancar,” Pungkasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Jabar juga menyiapkan ambulans dan tenaga medis di sejumlah titik. Selain itu, pemerintah telah melakukan berbagai penataan di sepanjang jalur kirab, mulai dari pembersihan sampah, penertiban spanduk dan baliho, hingga penataan pedagang kaki lima dan perbaikan trotoar agar kawasan kirab terlihat lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung.

(Dewi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *