Kupang Rayakan 140 Tahun, Lautan Budaya Tumpah di Tirosa: “Perbedaan Bukan Jurang, Tapi Jembatan”

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Bundaran Tirosa, Minggu (25/4) malam, berubah menjadi lautan warna dan identitas.

Bacaan Lainnya

Perayaan HUT ke-140 Kota Kupang berlangsung meriah lewat karnaval budaya bertema “Harmoni dalam Keberagaman”,menghadirkan hampir 50 komunitas etnis dalam satu panggung besar yang sarat makna.

Wali Kota Kupang menegaskan, keberagaman yang dimiliki kota ini bukanlah ancaman, melainkan fondasi utama persatuan.

“Keberagaman di kota ini bukan menjadi jurang pemisah, tetapi menjadi jembatan,” tegasnya di hadapan ribuan warga.
Ia mengingatkan, harmoni tidak berarti menyamakan semua perbedaan. Justru sebaliknya, harmoni lahir dari kemampuan hidup berdampingan di tengah keunikan.

“Kita tidak bisa menyeragamkan semua orang. Tapi kita bisa hidup dalam keseimbangan,” ujarnya.

Kupang, lanjutnya, adalah miniatur Indonesia dan Nusa Tenggara Timur ruang hidup bersama bagi beragam suku, etnis, dan agama yang telah teruji oleh waktu.

Karnaval ini sendiri lahir dari kegelisahan komunitas etnis yang selama ini minim ruang ekspresi.

Malam itu, kerinduan itu terjawab. Pakaian adat, tarian tradisional, dan identitas budaya yang selama ini tersembunyi, tampil penuh percaya diri di hadapan publik.

Sebagai event perdana, partisipasi puluhan komunitas menjadi sinyal kuat bahwa karnaval ini bukan sekadar seremoni, melainkan embrio agenda budaya tahunan.

“Kami ingin suatu saat event ini jadi magnet, orang datang, hotel penuh, kota ini hidup,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar tontonan, karnaval ini juga menggerakkan ekonomi. Pelaku UMKM, perias, penyewa busana adat hingga penenun ikut merasakan dampaknya. Roda ekonomi berputar seiring panggung budaya digelar.

Di penghujung acara, pesan yang disampaikan tak sekadar seremonial. Kota Kupang, kata Wali Kota, adalah titipan lintas generasi yang harus dijaga bersama.

“Kota Kupang bercahaya bukan karena obor di kantor wali kota, tapi karena lilin-lilin kecil di rumah warga,” pungkasnya.

(Desy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *