Hapus Stigma Bloon, Film Aing Kabayan Angkat Kabayan Versi Saleh dan Cerdas

Hapus Stigma Bloon, Film Aing Kabayan Angkat Kabayan Versi Saleh dan Cerdas

*BANDUNG* – Dunia perfilman Sunda bakal kembali bergairah. Film _Aing Kabayan_ resmi digulirkan untuk mengembalikan citra tokoh legendaris Kabayan sebagai sosok saleh, lugu, tapi cerdas — bukan “bloon” seperti stereotip yang melekat selama ini.

Bacaan Lainnya

Koreksi Total Citra Kabayan, Tetap Komedi Tapi Berisi

Inisiator film, *Chandra Gautama*, menegaskan _Aing Kabayan_ akan jadi antitesis dari film-film Kabayan sebelumnya. “Tuntutan penulis aslinya jelas: Kabayan itu pintar, bukan bloon. Nyi Iteung juga cerdas, cantik, bukan cuma bawel,” ujarnya, Selasa (29/4/2026).

Chandra menyebut ini momentum penting karena sudah lama tidak ada film Kabayan yang benar. “Genre tetap komedi, tapi komedi yang dikemas sedemikian rupa orang melihat ternyata Kabayan itu orang pintar. Ini sesuai pakem lagu _Kabayan Jadi Wartawan_ karya Doel Sumbang: ‘Kabayan orang Sunda, orang Sunda bukan Kabayan’,” tegasnya.

Sebelum syuting di Subang-Sumedang, tim produksi akan menemui tokoh-tokoh budaya Jabar untuk minta masukan. “Saya tidak setuju kalau ada yang bilang Kabayan itu orang bloon. Kabayan adalah teladan Jawa Barat,” tambah Chandra.

Seniman Minta Dukungan Pemda, Libatkan 4 Pilar Budaya

Suwanty, seniman nasional Jawa Barat sekaligus produser dari Swan Entertainment, berharap _Aing Kabayan_ jadi titik balik kebangkitan budaya Sunda. “Budaya Sunda kurang membumi, kurang diangkat. Semoga dengan film ini budaya kita lebih dihargai,” katanya.

Suwanty menyoroti minimnya publikasi kebudayaan di Jabar. Ia mendorong kolaborasi *4 pilar*: seniman-budayawan, Pemda, media, dan pengusaha. “Selama ini jalan sendiri-sendiri. TV lokal jangan cuma _slot ngemis_. Terakhir Pemda peduli budaya zaman Solihin GP. Setelah itu kosong,” kritiknya.

Secara khusus, Suwanty meminta dukungan Gubernur Jabar. “Tolonglah Pak Gubernur dukung penuh, bahkan jadi pemain. Beliau kan dulunya artis. Swan Entertainment siap angkat wisata, bahasa, kuliner Sunda lewat film ini,” ucapnya.

Abah Pandi: Kabayan Cermin KDM, Anak Bandung Harus Jadi Pemimpin*

Abah Pandi, tokoh budaya sekaligus inisiator, mengungkap latar politik di balik film ini. “Kita melihat potensi Kang Dedi Mulyadi luar biasa untuk jadi RI 1. _Unuaansana_ beliau itu Kabayan: religi kuat, sosial tinggi, cerdas, populer di rakyat Jabar,” ungkapnya.

Menurut Abah Pandi, film ini membawa pesan agar generasi Sunda tidak _monggo-monggo ti payun_ atau selalu mengalah. “Anak-anak Bandung harus jadi pemimpin ke depan. Jangan _pengen maju_ harus _dikit negara_. Etosnya ada di budaya. Budaya itu film,” tegasnya.

Di film _Aing Kabayan_, karakter Kabayan akan digambarkan religius, partisipatif, dan pintar. “Tidak oon. Figur KDM sudah bagian dari Kabayan. Kami harap beliau membantu sepenuhnya karena menyangkut nama baik,” pungkas Abah Pandi.

Film _Aing Kabayan_ akan menggelar casting terbuka untuk talenta lokal Sunda dan melibatkan Dinas Pariwisata & Kebudayaan Jabar.

(Wie) **

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *