KOTA TASIKMALAYA, || Ratusan petinju dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam ajang Boxing Van Java 2026 yang digelar di GOR Sukapura, Kota Tasikmalaya, Minggu (26/04/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan sport tourism sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyebut ajang tersebut sebagai momentum penting dalam pembinaan atlet tinju di tingkat daerah maupun nasional.
Menurutnya, Boxing Van Java tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi terbaik.
“Event ini menjadi ruang bagi para atlet untuk berkembang sekaligus mengukur kemampuan mereka di level yang lebih luas,” ujar Viman.
Ia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala nasional memiliki dampak strategis bagi daerah.
Selain melahirkan atlet berprestasi, kegiatan ini juga mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat.
Sektor yang terdampak antara lain perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah Kota Tasikmalaya, lanjutnya, berkomitmen mendukung penuh berbagai event sport tourism yang digelar di wilayahnya.
Dukungan tersebut bertujuan untuk menjadikan Tasikmalaya sebagai salah satu destinasi kegiatan olahraga tingkat nasional.
Melalui event seperti Boxing Van Java, citra kota sebagai daerah yang aktif dan produktif terus diperkuat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi daerah kepada peserta dan pengunjung dari luar kota.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah petinju yang mengikuti pertandingan dari berbagai daerah.
Hal ini menunjukkan besarnya minat terhadap cabang olahraga tinju di Indonesia.
Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan.
Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh atlet, tetapi juga oleh masyarakat luas dan perekonomian daerah.
(Ms)






