SERGAP.CO.ID
MAJALENGKA || Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Satori, menghadiri sekaligus melepas pemberangkatan jamaah haji di Bandara Kertajati, Jawa Barat, bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Satori menyampaikan doa dan harapannya bagi para jamaah haji yang tergabung dalam kloter 5 Jawa Barat agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Kita doakan bersama, jamaah haji yang tergabung di kloter 5 Jawa Barat ini diberikan kemudahan, berangkat selamat, pulang dengan selamat, dan tentu saja mendapatkan haji mabrur dan mabruroh.
Semoga juga bisa membawa nama baik bangsa dan daerah asal masing-masing,” ujarnya.
Satori juga menyoroti adanya perubahan dalam pengelolaan penyelenggaraan haji tahun ini.
Menurutnya, tahun 2026 menjadi momentum penting karena pemberangkatan haji perdana dikelola langsung oleh Kementerian Haji.
“Tahun ini mendapatkan keberuntungan, karena pemberangkatan haji perdana dikelola oleh Kementerian Haji khusus di Indonesia. Yang sebelumnya oleh Kementerian Agama, kini dilepas dan diberangkatkan langsung oleh Kementerian Haji,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat, H. Boy Hary Novian, MM, mengungkapkan bahwa tahun ini terdapat dua titik keberangkatan jamaah haji di Jawa Barat, yakni melalui Bandara Kertajati dan Bandara Soekarno-Hatta.
“Untuk tahun ini, kami memiliki dua keberangkatan. Dari Bandara Kertajati dan Soekarno-Hatta. Soekarno-Hatta untuk embarkasi Bekasi, sedangkan Kertajati untuk embarkasi Indramayu,” jelasnya.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jamaah, mulai dari asrama hingga proses keberangkatan ke Tanah Suci.
“Kami memberikan pelayanan terbaik untuk para jamaah, dari mulai di asrama hingga ke bandara untuk pemberangkatan. Semoga ke depan pelayanan bisa lebih baik lagi,” katanya.
Lebih lanjut, Boy menambahkan bahwa tahun ini pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.
“Untuk tahun ini, kami mengkhususkan pelayanan kepada lansia, disabilitas, dan perempuan. Mulai dari penerimaan di asrama seperti penyediaan kursi roda bagi lansia, hingga prioritas saat naik ke pesawat,” pungkasnya.
(Ags)






