Sergap.co.id
Dayeuhkolot — Dalam momentum peringatan Hari Jadi (HUT) ke-385 Kabupaten Bandung, Tim Pentahelix menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dengan melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur pasca banjir di Jalan Sukabirus RW 16, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot. Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini juga menjadi bentuk tindak lanjut atas arahan Bupati Bandung agar peringatan hari jadi tahun ini diisi dengan aksi nyata, seperti pembersihan sampah dan normalisasi drainase.
Dalam pernyataannya, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna atau KDS menegaskan bahwa perubahan konsep peringatan HUT ke-385 dilakukan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah bergerak di sejumlah wilayah.
“Setelah kemarin kita putuskan untuk mengalihkan anggaran Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 untuk penanganan bencana banjir, hari ini kita langsung tindaklanjuti dengan aksi nyata membersihkan lingkungan, terutama dari sampah yang merusak estetika dan kenyamanan,” kata Bupati Bandung pada Sabtu (18/4).
Bahwa peringatan tahun ini sengaja dikemas secara sederhana dan penuh makna.
“Kami mengubah rangkaian peringatan ini menjadi aksi simpatik. Mengingat kondisi daerah kita yang sedang dilanda bencana, tidak tepat jika dirayakan secara berlebihan. Energi dan sumber daya difokuskan untuk pemulihan serta pencegahan bencana,” katanya
Sementara itu, Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam membantu masyarakat, khususnya di momen penting Hari Jadi Kabupaten Bandung.
“Momentum Hari Jadi ini kami jadikan penguat semangat kebersamaan. Kami (Pentahelix) bersama Prima dan masyrakat turun langsung membersihkan lumpur agar aktivitas warga kembali lancar,” ujarnya di Citeureup
Ia juga menegaskan bahwa penanganan pasca banjir tidak hanya sebatas penyedotan genangan air, tetapi juga pembersihan material lumpur, aksi bersih – bersih sampah yang kerap menjadi penyebab utama terganggunya akses jalan.
Selain itu, Tim Pentahelix juga membagi tugas dengan melaksanakan kerja bakti bersih – bersih bersama warga pasca banjir di RT 02 RW 05 serta pembersihan sampah dampak banjir di RT 04 RW 05 Pasawahan / Dayeuhkolot. Di sisi lain, tim juga melaksanakan penyedotan genangan air di wilayah RW 01, RW 02, dan RW 03 Leuwibandung, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas unsur menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan dampak banjir di wilayah Dayeuhkolot.
“Kami terus mengedepankan sinergi bersama semua pihak, baik pemerintah, relawan, maupun masyarakat. Harapannya, setiap titik terdampak bisa segera tertangani dan aktivitas warga kembali normal,” tambahnya
Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Tim Pentahelix dan Prima yang dinilai sigap serta responsif dalam membantu pemulihan lingkungan pasca banjir.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya penanganan pasca banjir dapat terus terjaga dalam meminimalisir dampak bencana, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman, khususnya bagi warga Citeureup dan sekitar,” pungkasnya. (**)






