Duka Keluarga Besar, Ayah Hendrizal Menghembuskan Nafas Terakhir di RSUD BKM Sago

SERGAP.CO.ID

KAB. PESSEL|| Kabar duka menyelimuti keluarga besar Hendrizal Pimpinan Redaksi sergap.co.idĀ  setelah sang ayah tercinta Bapak AjisĀ  meninggal dunia pada Jumat (10/4/2026) pukul 19.00 WIB di RSUD BKM Sago, Kabupaten Pesisir Selatan. Almarhum wafat pada usia 80 tahun setelah menjalani perawatan intensif.

Bacaan Lainnya

Almarhum sebelumnya sempat dirawat di RSUD BKM Sago akibat kondisi kesehatan yang menurun. Meski telah mendapatkan penanganan medis, takdir berkata lain dan beliau menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit tersebut.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para sahabat yang mengenalnya. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang baik, sederhana, dan penuh kasih sayang terhadap keluarga.

Hendrizal sebagai anak menyampaikan rasa kehilangan yang begitu mendalam atas kepergian sang ayah. Ia mengenang almarhum sebagai sosok panutan yang selalu memberikan nasihat dan teladan dalam kehidupan.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai figur yang bijaksana dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar. Kehadirannya di tengah masyarakat memberikan kesan yang mendalam bagi banyak orang.

Pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga medis RSUD BKM Sago yang telah memberikan perawatan terbaik selama almarhum dirawat hingga akhir hayatnya.

Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai pihak, baik dari kalangan keluarga besar, sahabat, maupun rekan kerja Hendrizal yang turut merasakan kehilangan atas kepergian almarhum.

Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan dengan prosesi pemakaman yang dihadiri oleh keluarga dan masyarakat setempat.

Keluarga berharap agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta segala amal ibadahnya diterima.

Selain itu, keluarga juga memohon doa dari seluruh pihak agar almarhum diampuni segala dosa dan kesalahannya selama hidup di dunia.

Kepergian almarhum menjadi pengingat bagi semua akan kefanaan hidup dan pentingnya mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.

Keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *