Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Banyuwangi Perbaiki 150 Titik Jalan Berlubang

SERGAP.CO.ID

KAB. BANYUWANGI, || Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melakukan perbaikan masif terhadap jalan berlubang di berbagai wilayah melalui Satgas Jalan Berlubang. Hingga awal Februari, sedikitnya 150 titik jalan telah ditangani demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pemudik.

Bacaan Lainnya

Perbaikan tersebut difokuskan pada jalur perkotaan, ruas protokol, serta akses penghubung desa yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi dan rawan kecelakaan selama musim mudik.

Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso, mengatakan percepatan perbaikan jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah menjelang Lebaran. Targetnya, seluruh ruas utama sudah dalam kondisi layak sebelum puncak arus mudik.

“Dalam satu hari saja, hampir 150 titik jalan berlubang sudah kami tangani.
Kami pastikan, sebelum Lebaran, jalan utama baik di kota maupun desa selesai diperbaiki,” ujar Budi saat meninjau perbaikan di Jalan Kepiting, Kamis (05/02/2026).

Sejumlah ruas yang menjadi prioritas perbaikan antara lain Jalan Kepiting, Kolonel Sugiono, MT Haryono, Imam Bonjol, Kartini, Sayuwiwit, DI Panjaitan, hingga MH Thamrin, termasuk jalur padat kendaraan di wilayah pedesaan.

Proses penanganan dilakukan menggunakan material hotmix berkualitas guna memastikan daya tahan jalan lebih lama. Metode ini dipilih untuk meminimalkan potensi kerusakan ulang dalam waktu singkat.

Menurut Budi, tingginya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir menjadi penyebab utama munculnya lubang di sejumlah ruas jalan. Air hujan yang menggenang mempercepat pengikisan lapisan aspal.

“Karena faktor cuaca, kami lakukan penambalan secara berkelanjutan dan cepat agar lubang tidak membesar dan membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Banyuwangi, Agus Setiawan, menyebut Satgas Jalan Berlubang melibatkan tim lintas dinas serta kontraktor lokal untuk mempercepat pekerjaan.

“Hingga pekan ini, lebih dari 300 ton hotmix sudah digunakan. Kami juga berkoordinasi dengan Polantas untuk pengamanan lalu lintas selama proses perbaikan,” kata Agus.

Selain penanganan aktif, petugas melakukan patroli rutin untuk mendeteksi lubang baru, sehingga perbaikan dapat dilakukan lebih cepat sebelum menimbulkan kecelakaan.

Pemkab Banyuwangi menargetkan 100 persen jalan berlubang tertangani sebelum 20 Maret 2026, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik hingga 30 persen.

Warga menyambut positif langkah tersebut. “Sekarang jalannya sudah mulus, lebih aman buat mudik,” ujar Suryanto, seorang sopir angkutan kota yang kerap melintas di jalur perkotaan.

Ke depan, Pemkab Banyuwangi memastikan program perbaikan jalan akan terus berlanjut pasca-Lebaran sebagai bagian dari pemeliharaan infrastruktur jalan secara berkelanjutan.

(Iwan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *