KAB. PESSEL, || Bentuk kepedulian terhadap insan pers yang ikut terdampak banjir di Kabupaten Pesisir Selatan ditunjukkan oleh Lisda Hendrajoni, dengan menyalurkan bantuan sembako kepada wartawan yang terdampak di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Batang Kapas.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Forum Balai Jurnalis Pesisir Selatan dan langsung diberikan kepada para wartawan yang membutuhkan.
Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako lengkap, terdiri dari beras, minyak goreng, mi instan, sarden, dan gula. Paket ini diharapkan dapat membantu meringankan beban jurnalis yang juga menjadi korban bencana, meski tetap harus menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Lisda Hendrajoni menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para awak media yang tetap bekerja keras memberikan informasi kepada masyarakat di tengah kondisi bencana.
“Saya sangat menghargai dedikasi teman-teman jurnalis. Di saat kalian juga terdampak, kalian tetap berada di lapangan untuk memastikan masyarakat mendapat informasi yang benar,” ujarnya.
Lisda juga menekankan pentingnya menjaga profesionalitas dalam bekerja, terutama saat bencana.
“Saya berharap teman-teman media selalu menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Informasi yang disampaikan harus akurat dan tidak menimbulkan keresahan. Media adalah pilar penting bagi masyarakat, apalagi dalam kondisi seperti sekarang,” katanya.
Namun demikian, ia mengingatkan agar keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
“Tolong jaga keselamatan saat bertugas. Jangan memaksakan liputan jika situasi tidak aman. Kita semua ingin teman-teman tetap sehat dan selamat,” pesan Lisda kepada para wartawan.
Forum Balai Jurnalis Pesisir Selatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan kepedulian tersebut. Menurut mereka, bantuan ini sangat berarti karena sejumlah rumah wartawan ikut terendam banjir dan memerlukan dukungan kebutuhan dasar.
Salah seorang wartawan yang menerima bantuan, Ananda, mengungkapkan rasa harunya atas kepedulian Lisda.
“Terima kasih banyak kepada Bunda Lisda. Ini bukan hanya bantuan materi, tetapi perhatian yang sangat berarti bagi kami yang juga terdampak. Semoga kebaikan beliau dibalas dengan yang lebih baik,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti bahwa solidaritas terhadap insan pers tidak luput dari perhatian, mengingat peran mereka yang tetap bekerja di tengah situasi bencana. Kehadiran bantuan juga memberikan semangat bagi wartawan untuk tetap menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Banjir yang melanda Pesisir Selatan beberapa hari terakhir menyebabkan banyak rumah warga, termasuk milik sejumlah wartawan, terendam. Bantuan seperti yang diberikan Lisda Hendrajoni diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh daerah seperti Lisda, diharapkan kebersamaan dalam menghadapi bencana ini semakin kuat dan ketahanan masyarakat dapat pulih lebih cepat.
(WH).






