H.Bursah Zarnubi SE Bupati Lahat Dorong  Swasembada Pangan Dengan Gerakan Menanam Sayuran Di Pekaranagan

SERGAP.CO.ID

KAB. LAHAT, || Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE mengajak, masyarakat untuk kembali ke tradisi lama memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk bercocok tanam.

Bacaan Lainnya

Dulu waktu saya kecil orang tua menanam sayuran di bawah tangga, dengan ukuran lahan kisaran 6×6 atau 5×10,” ungkap dia.

Menurutnya, langkah sederhana ini bukan hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Ajakan itu ia sampaikan saat menghadiri panen ikan bioflok dan penanaman palawija di Koramil 405-02/Merapi, bersama Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, unsur Forkopimda, serta jajaran TNI-Polri.

Mari kita manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, jagung, atau sayuran lain demi kebutuhan rumah tangga.

Dulu, orang tua kita sering berkata cukup beli gula dan garam, sayurnya bisa tanam sendiri,” ungkap H Bursah Zarnubi, Rabu, 3 September 2025.

Bupati menyebutkan masih banyak lahan tidak tergarap di sejumlah kecamatan, termasuk pekarangan rumah warga.

Jika dimanfaatkan secara maksimal, hal itu bisa menekan ketergantungan pangan dari luar daerah sekaligus menjaga harga pasar agar stabil.

Gerakan menanam sayur ini bukan hanya soal swasembada, tapi juga cara kita menjaga ekonomi keluarga tetap kuat. Bahkan dari pekarangan kecil sekalipun hasilnya bisa sangat bermanfaat,” tambahnya.

“Gerakan menanam sayur ini bukan hanya soal swasembada, tapi juga cara kita menjaga ekonomi keluarga tetap kuat, sekalipun dari pekarangan kecil tentu hasilnya bisa sangat bermanfaat,” tambahnya.

H Bursah Zarnubi mengimbau, masyarakat khususnya di Kecamatan Merapi Area, agar memulai langkah kecil dengan mengolah tanah kosong.

Dengan pangan lokal yang cukup, masyarakat diyakini lebih tahan terhadap gejolak harga kebutuhan pokok.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lahat turut memanen ikan patin bersama Dandim 0405/Lahat Letkol Inf Taufik Satria Nugraha, Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, serta Forkopimda.

Ia bahkan sempat berkelakar, “Tentara sudah lebih dulu menanam untuk mencegah inflasi, polisi juga sudah tanam jagung, sementara bupatinya belum.”

Senada, Dandim 0405/Lahat, Letkol Inf Taufik Satria Nugraha SIP MM didampingi Danramil 405-02/Merapi, Kapten Arm Ilham Arifin menerangkan, nah, adanya bimtek bakal menambah kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa-desa, sesuai dengan slogan Menata Kota Membangun Desa tersebut.

Guna merealiasikannya di belakang Mako Kodim 0405/Lahat rencananya akan disediakan setidaknya 60 bioflok, nantinya akan dibudidayakan ikan patin, lele, nila dan gurame,” ucap dirinya.

Ia menuturkan, pada September, Oktober dan November pihaknya membangun Pos Makan Bergizi Gratis (MPG), kemudian ada di Kecamatan Agung juga.

“Maka dari itu dengan adanya MBG itu tentunya kebutuhan baik itu dari aspek perikanan kemudian sayur-mayur, tentu saja begitu mengapresiasi sekali,” tandas Taufik Satria Nugraha.

(Agusman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *