KAB. BEKASI, || Kontingen Kabupaten Bekasi berhasil menutup ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat 2025 di Kota Bandung dengan meraih peringkat keenam klasemen akhir. Posisi ini lebih baik dibandingkan POPDA sebelumnya, di mana Bekasi hanya menempati peringkat kedelapan.
Total 68 medali berhasil dikoleksi atlet pelajar Kabupaten Bekasi. Rinciannya, 18 medali emas, 19 perak, dan 31 perunggu. Capaian ini menjadi bukti nyata peningkatan prestasi olahraga pelajar di Kabupaten Bekasi.
Meski belum menembus target lima besar, lonjakan dua peringkat tetap disambut dengan rasa bangga. Pemerintah daerah menilai hasil ini sebagai sinyal positif pembinaan atlet yang mulai menunjukkan konsistensi.
“Kenaikan dua peringkat ini sangat membanggakan. Dari posisi ke-10 di POPDA 2018, lalu ke-8 di 2023, kini kita sudah di peringkat ke-6. Ini bukti komitmen pembinaan atlet kita sudah berada di jalur yang benar,” kata Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, Selasa (30/9/2025).
Iman menambahkan, secara perolehan medali, atlet pelajar Bekasi menunjukkan peningkatan di sejumlah cabang olahraga (cabor). Meski begitu, masih ada target yang belum tercapai, khususnya di cabor renang.
“Mayoritas atlet renang kita masih SMP, harus berhadapan dengan lawan dari SMA. Meski target belum terpenuhi, ini modal bagus untuk prestasi di masa depan saat mereka lebih matang,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Disbudpora menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ucapan terima kasih diberikan kepada atlet, pelatih, ofisial, pengurus cabor, KONI, hingga BAPOPSI yang berperan dalam capaian tersebut.
Dukungan penuh juga datang dari tim voli indoor yang menyumbang dua emas sekaligus melalui kategori putra dan putri. Raihan ini sempat mengangkat posisi Kabupaten Bekasi mendekati lima besar.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Disbudpora, Yudi Candra Permana, mengungkapkan bahwa tambahan medali di hari terakhir menjadi penentu bertahannya Kabupaten Bekasi di posisi keenam.
“Hari terakhir kita dapat empat emas, salah satunya dari tinju kelas 60 kg atas nama Valentino Gabriel Atua. Lalu satu emas dan satu perunggu dari tarung derajat, serta dua emas, empat perak, dan dua perunggu dari pencak silat,” jelas Yudi.
(Dede Bustomi)






