KAYUAGUNG – OKI, || Ditengah hiruk pikuk modernitas yang kian menggerus nilai-nilai luhur pendidikan, secercah harapan muncul di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Bertempat di jantung kota Kayuagung, tepatnya di sebuah rumah makan yang berlokasi strategis di depan pusat perbelanjaan, para pemangku kepentingan pendidikan berkumpul untuk merajut kembali benang-benang kolaborasi yang sempat terurai.
Pertemuan silaturahmi antara para kepala sekolah se-Kabupaten OKI dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Libra Indonesia ini bukan sekadar ajang bertukar sapa. Lebih dari itu, pertemuan ini adalah sebuah deklarasi komitmen untuk bersama-sama memajukan kualitas pendidikan di Bumi Bende Seguguk.
Dua nahkoda pendidikan OKI, Erlin, S.Pd., selaku Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten OKI, dan Rani, S.Pd., selaku Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten OKI, tampil sebagai motor penggerak acara ini. Kehadiran mereka menjadi simbol soliditas dan keseriusan para kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
Siti Aisyah, Ketua LSM Libra Indonesia, hadir dengan membawa visi yang sama. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, dan LSM Libra Indonesia siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan sekolah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
“Pendidikan bukan hanya tentang angka dan statistik, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai luhur,” ujar Siti Aisyah dengan nada penuh semangat.
“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang erat, kita dapat menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global.”tambahnya
Erlin, S.Pd., menyambut baik tawaran kemitraan dari LSM Libra Indonesia. Ia berharap, sinergi antara sekolah dan LSM dapat memberikan angin segar bagi dunia pendidikan OKI. “Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan kompetensi guru, memperbaiki infrastruktur sekolah, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif,” tuturnya.
Rani, S.Pd., menambahkan bahwa pertemuan ini adalah momentum penting untuk membangun komunikasi yang lebih efektif antara sekolah dan masyarakat sipil. “Kami ingin mendengar aspirasi dari masyarakat, dan kami siap untuk bekerja sama dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan pendidikan yang ada,” katanya.
Pertemuan ini diakhiri dengan sesi diskusi yang konstruktif, di mana para kepala sekolah dan perwakilan LSM Libra Indonesia saling bertukar ide dan gagasan. Semangat kebersamaan dan optimisme terpancar dari wajah-wajah mereka, seolah-olah mereka siap untuk menghadapi badai tantangan pendidikan yang menghadang di depan mata.
Dengan sinergi yang kuat antara kepala sekolah dan LSM Libra Indonesia, masa depan pendidikan di Kabupaten OKI tampak semakin cerah. Semoga kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Indonesia.
(Wan)






