Kunjungi BPJS Kesehatan Kabupaten Garut, Wakil Bupati Garut Sampaikan Hal Ini!

SERGAP.CO.ID

KAB . GARUT, || Dewasa ini, kebutuhan pelayanan kesehatan semakin mahal. Berbeda dengan biaya pendidikan, biaya kesehatan ini tidak bisa ditaksir dan diprediksi kapan akan digunakan. Oleh karena itu, keberadaan asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan begitu penting.

Bacaan Lainnya

Demi mewujudkan masyarakat Garut yang terjamin kesehatannya, Wakil Bupati Garut Putri Karlina, berkesempatan mengunjungi kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Garut beberapa waktu yang lalu. Dalam kunjungan tersebut guna memastikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Bahkan, dirinya juga sempat berbincang dengan beberapa peserta.

“Ada peserta yang mengurus BPJS Kesehatan untuk anaknya yang akan kuliah, ada yang mengurus untuk pengaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tidak aktif, dan keperluan lainnya,” ucap Putri.

Dari wawancara bersama beberapa peserta JKN di sana, ternyata masih banyaknya masyarakat Garut yang memiliki tunggakan iuran JKN. Maka dari itu, Putri mengajak peserta JKN di Kabupaten Garut untuk rutin membayar iuran Program JKN tepat waktu.

“Maksimal kita bayarkan iuran JKN tanggal 10 setiap bulannya,” tegas dia.
Putri melanjutkan, bagi peserta JKN yang memiliki tunggakan, mereka dapat mencicil tunggakan tersebut melalui Program Rencana Pembayaran Iuran Bertahap (REHAB). Program ini terbuka untuk semua peserta JKN yang memiliki tunggakan mulai dari 4-24 bulan yang dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN.

“Jadi, jangan takut jika ada tunggakan. Tidak usah langsung dibayarkan semua karena peserta JKN bisa melakukan cicilan hingga 36 kali dengan program ini,” terangnya.

Wanita berusia 32 tahun itu menegaskan, jaminan kesehatan itu adalah hal yang sangat penting karena penyakit datang tanpa diundang. Oleh karenanya, masyarakat yang belum memiliki kepesertaan JKN atau kepesertaan JKN-nya yang tidak aktif diimbau untuk mengurus kepesertaan JKN miliknya.

“Sayangi diri anda, sayangi keluarga anda dengan mendaftarkan mereka ke Program JKN. Hari ini mungkin masih bisa sehat, tapi lain waktu belum tentu. Jadi, jangan tunggu sakit, ya!” imbau Putri.

“Iurannya pun juga murah sekali, mulai dari Rp35 ribu saja per bulannya,” tambahnya.

Akhir kata, Wakil Bupati Garut tersebut berharap agar masyarakat Kabupaten Garut terus dalam keadaan yang sehat. Jangan sampai sakit, apalagi bagi mereka yang belum terlindungi Program JKN.

“Kami tentunya berharap agar seluruh masyarakat Garut terlindungi kesehatannya. Masyarakat gak perlu takut untuk mengurus kepesertaan JKN-nya karena pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan sangat prima,” pungkas dia.

Di lokasi yang sama, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tasikmalaya Kgs Hamdani, mengatakan bahwa kunjungan dari Wakil Bupati Garut ini merupakan bentuk jalinan kerja sama sebagai instansi pemerintah. Selain itu, kunjungan ini juga membuktikan bagaimana pelayanan yang selama ini diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bu Putri selaku Wakil Bupati (Wabup) Garut. Kunjungan ini membuktikan bahwa kami tetap menjaga pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucap pria yang kerap disapa Dani itu.

Selama kunjungan, lanjut Dani, Wakil Bupati juga menanyakan beberapa hal terkait kepesertaan JKN di wilayah Garut. Dani menjelaskan, cakupan kepesertaan JKN di wilayah Kabupaten Garut 95,60 persen dengan keaktifan peserta sekitar 61,68 persen per Juli ini.

“Selain itu, Bu Wabup juga juga menanyakan perihal Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Nah, di sini kami jelaskan bahwa KRIS itu lebih berfokus pada penyesuaian standarisasi ruang perawatan agar merata antara perkotaan dengan pedesaan,” jelasnya.
“Sementara, untuk perbedaan kelas kepesertaan BPJS Kesehatan (kelas 1, 2, dan 3), masih terletak pada akomodasi saat rawat inap,” tambah dia.

Pria asal Palembang ini berharap, semoga dengan kunjungan Wakil Bupati Garut ini dapat membantu penyebarluasan informasi kepada masyarakat Garut. Selain itu, segala kritik dan masukkan yang disampaikan pada kunjungan ini dapat membantu pelayanan pada BPJS Kesehatan semakin baik lagi.

(MI/hr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *