Jaringan Terganggu, Warga Malaka Timur Harap Telkomsel Pulihkan Layanan Jelang HUT ke-80 RI

SERGAP.CO.ID

BETUN, || Warga Malaka Timur berharap pihak penyedia layanan telekomunikasi tidak menutup mata. Gangguan jaringan di wilayah itu disebut bukan pertama kali terjadi, namun semakin terasa menjelang momentum penting nasional seperti HUT RI.

Bacaan Lainnya

Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, gangguan jaringan komunikasi melanda wilayah Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Warga setempat, khususnya pengguna Telkomsel, mengeluhkan sinyal yang tidak stabil sejak beberapa hari terakhir. Gangguan tersebut mulai dari hilangnya sinyal total hingga koneksi internet yang lambat dan sulit digunakan.

Masalah jaringan ini menimbulkan keresahan, terutama karena bertepatan dengan persiapan upacara 17 Agustus di berbagai tempat. Banyak warga kesulitan berkomunikasi, mengakses informasi, hingga menjalankan aktivitas berbasis internet.

Dampak paling dirasakan oleh aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Malaka Timur. Layanan kepolisian yang kini mengandalkan aplikasi daring menjadi terganggu. Hal ini diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Malaka Timur, Adrianus Nahak, saat ditemui media pada Sabtu (16/8/2025).

“Untuk melayani masyarakat berupa laporan atau pengaduan, Polri menggunakan aplikasi online. Kalau tidak ada jaringan begini, kami setengah mati. Apalagi besok ada upacara 17 Agustus di Mako Polsek Malaka Timur,” ujar Adrianus dengan nada kesal.

Ia menegaskan, gangguan jaringan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, selain kebutuhan masyarakat umum, kepolisian membutuhkan jaringan yang stabil untuk koordinasi pengamanan dan pelaporan kegiatan.

“Kami berharap Telkomsel segera memperbaiki kualitas jaringan. Minimal hari ini sudah pulih supaya besok semua kegiatan berjalan lancar,” tegasnya.

Keluhan juga datang dari warga. Ose Manek, seorang warga Malaka Timur, mengatakan buruknya jaringan sangat mengganggu aktivitas keluarga, khususnya anak-anak sekolah.

“Kami sangat membutuhkan internet, terutama anak-anak untuk menyelesaikan tugas. Kuota yang kami beli malah terbuang percuma karena jaringan buruk,” kata Ose.

Selain itu, masyarakat yang bekerja secara daring juga terkena dampak. Beberapa pedagang online mengaku kehilangan pelanggan karena sulit membalas pesan tepat waktu.

Dengan perayaan kemerdekaan yang jatuh pada Minggu, 17 Agustus 2025, warga dan aparat menanti solusi cepat dari Telkomsel. Mereka berharap peringatan HUT ke-80 RI tetap berlangsung khidmat tanpa terganggu oleh masalah komunikasi.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *