Ketua Dewan Hakim MTQ Soroti Kurangnya Syiar Dakwah di Lokasi Penyelenggaraan

SERGAP.CO.ID

Kabupaten Bandung, || Ketua Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Musabaqah Cabang Hifzh Al-Quran 1 Juz dan 5 Juz, Ahmad Saymsuri menyampaikan apresiasi terhadap fasilitas penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Bandung, khususnya untuk cabang yang dinilainya.

Bacaan Lainnya

Namun, ia menyayangkan kurangnya aspek dakwah dalam pelaksanaan acara tersebut. Menurut Ahmad, lokasi penyelenggaraan MTQ yang ditempatkan di hotel, meskipun memiliki fasilitas yang sangat memadai dan berstandar nasional, justru mengurangi partisipasi dan syiar dakwah kepada masyarakat luas.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dakwah adalah menarik banyak pengunjung dari masyarakat, yang tidak tercapai dengan baik di lokasi tertutup seperti hotel.

“Dakwahnya apa? Kita kan mengharapkan banyak pengunjung dari masyarakat itu di situ kurangnya,” ujar Ahmad di Hotel Sutan Raja Soreang pada Rabu (18/6)

Ia menambahkan, “Bisanya dakwah ditempatkan di masjid mana, musala, pesantren mana tentu akan banyak syiar, banyak masyarakat bisa menyaksikan. Jadi syiarnya yang kurang karena ditempatkan di hotel.”

Ahmad berpendapat bahwa kurangnya akses masyarakat untuk menyaksikan langsung perlombaan dapat mengurangi daya tarik dan semangat masyarakat untuk menjadikan anak-anak mereka penghafal Al-Quran (hafiz dan hafizah).

“Jadi dakwah untuk itu merangsang masyarakat untuk bisa pingin anaknya menjadi hafiz hafizah menjadi kurang karena tempatnya di Hotel mungkin mereka segan,” kata Ahmad

Meskipun memuji kualitas tempat yang dinilainya sudah “level nasional”, Ahmad berharap ke depannya penyelenggaraan MTQ dapat lebih mempertimbangkan aspek syiar dakwah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

(Asp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *