Gubernur NTT: Tunjukkan Anda Layak Dipercaya

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena berharap para pejabat tinggi pratama yang baru dilantik mampu bekerja cepat, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya semangat kerja tim, kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, dan keberanian dalam mengambil keputusan.

Bacaan Lainnya

“Jabatan ini adalah kepercayaan. Jangan sia-siakan. Tunjukkan bahwa Anda layak dipercaya,” tegasnya.

Gubernur Melki Laka Lena secara resmi melantik 15 pejabat tinggi pratama atau eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Pelantikan berlangsung di Aula El Tari Kupang, Senin (19/5/2025) sore, dan dihadiri oleh jajaran pejabat Pemprov NTT serta tamu undangan.

Keputusan pelantikan para pejabat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT tentang pengangkatan pejabat tinggi pratama. Prosesi pelantikan diawali dengan penegasan kesediaan dari para pejabat yang akan dilantik.

Setelah itu, Gubernur membacakan sumpah jabatan yang diikuti secara serentak oleh seluruh pejabat.

“Demi Tuhan Yang Maha Esa saya menyatakan siap berjanji dan bersungguh-sungguh, bahwa saya akan setia dan taat kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan UU dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan serta menjauhkan diri dari perbuatan tercelah. Kiranya Tuhan menolong saya,” ucap Gubernur yang diikuti dengan khidmat oleh para pejabat.

Gubernur Melki Laka Lena kemudian melanjutkan dengan pembacaan kata-kata pelantikan.

“Saya Gubernur NTT dengan ini melantik dan mengukuhkan saudara, dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT. Saya percaya bahwa saudara akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Kiranya Tuhan menolong saudara,” ujarnya.

Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi. Gubernur mengingatkan bahwa rotasi dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Berikut 15 pejabat tinggi pratama yang dilantik oleh Gubernur Melki Laka Lena:

Drs. Ady Endezon Mandala, M.Si – Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat

Alfonsius Watu Raka, SE, MM – Sekretaris DPRD NTT

Drs. Yohan A. Bunmo Loban, M.Si – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

Joaz Bily Oemboe Wanda, SP – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

Mahadin Sibarani, ST – Kepala Dinas Perhubungan

Drs. Alexander Berthianus Koroh, MPM – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP

Ir. Benyamin Nahak, ST., MT – Kepala Dinas PUPR

Johny Ericson Ataupah, S.P, MM – Kepala Dinas Dukcapil

Rosye Maria Hedwine, ST, M.Si – Kepala Dinas ESDM

Agustinus Rande Sigasare, ST – Kepala Biro Umum

Selfi Handrayani Nange, S.Sos, M.Si, M.Pub.Pol – Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan

Adelino da Cruz Soares, AKS., MPS.Sp – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Djoese Selestino Martins Nai Buti, S.Pt, M.Si – Kepala Biro Organisasi

Drs. Benhard Menoh, MT – Kepala Badan Keuangan Daerah

dr. Stefanus Dhe Soka, Sp.B – Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang

Selain melantik pejabat baru, Gubernur juga mengukuhkan sejumlah pejabat yang tetap pada posisi sebelumnya, seperti Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Bapperida.

Gubernur menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi pejabat yang tidak menunjukkan etos kerja, loyalitas, dan kemampuan memimpin secara nyata. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi etika jabatan serta menjauhi praktik-praktik menyimpang.

Pelantikan ini menjadi langkah awal untuk mempercepat program-program prioritas pembangunan daerah, serta memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor strategis. Gubernur berharap seluruh pejabat segera bergerak dan tidak larut dalam seremoni.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, lalu dilanjutkan dengan sesi foto resmi serta ucapan selamat dari jajaran pejabat dan tamu undangan. Prosesi berjalan tertib dan penuh khidmat.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *