Momentum Memperkuat Sinergi Desa

Momentum Memperkuat Sinergi Desa

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMEDANG, || Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FK BPD) Sumedang merayakan hari jadinya yang ke-4 dengan penuh semangat dan kebersamaan. Acara berlangsung di Villa Mandalaherang Kecamatan Cimalaka Selasa (27/2) menjadi ajang refleksi perjalanan FK BPD sekaligus penguatan sinergi antara BPD dan pemerintahan desa.

Bacaan Lainnya

Ketua FKBPD Sumedang Asep Suryana menegaskan, pentingnya hubungan harmonis antara BPD dan Kepala Desa. Ia berharap momentum peringatan ini semakin mempererat kemitraan dalam membangun desa. “Semoga ke depan, hubungan antara BPD dan kepala desa semakin harmonis, karena sejatinya adalah mitra,” ujar Asep

Momentum Memperkuat Sinergi Desa

Ia juga menegaskan bahwa perjalanan empat tahun ini telah menunjukkan peningkatan kualitas FK BPD. Dirinya berharap FK BPD ini bisa terus berkembang dan memiliki peran yang lebih strategis dalam pembangunan desa. “Hari ini, kita refleksikan perjalanan FK BPD. Kami ingin naik kelas, meningkatkan kualitas, serta memastikan sinergisitas dengan pemerintahan desa sebagai sebuah kewajiban. Pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa harus dilakukan dengan musyawarah sesuai regulasi,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, FK BPD Kabupaten Sumedang merencanakan audiensi dengan DPRD Kabupaten Sumedang. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan arahan terkait strategi pengawasan yang sesuai regulasi.

Momentum Memperkuat Sinergi Desa

Kabid Aset Keuangan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jasman menyampaikan, apresiasinya terhadap FK BPD yang telah berusia empat tahun. “Kami berharap FK BPD semakin matang dalam memperjuangkan aspirasi anggota BPD di Sumedang. Komunikasi antara DPMD dan FK BPD harus terus terjalin agar pembangunan desa berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan tiga tugas utama BPD, yaitu menampung aspirasi masyarakat, merancang peraturan desa, dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Menurutnya, pengawasan yang baik terhadap pengelolaan keuangan dan aset desa menjadi kunci transparansi. DPMD mengapresiasi kinerja BPD yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, meskipun masih ada beberapa desa yang perlu pembenahan.

(Yulias)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *