KAB. TASIKMALAYA, || Program peningkatan pembangunan ruas jalan Eyang Jalari di Desa Tanjungsari Kecamatan Gunung Tanjung Kabupaten Tasikmalaya diduga asal jadi.
Pasalnya ketika awak media cross check dilapangan, dalam pembangunan yang sudah berjalan hampir 40% diduga tidak di dasari dengan adanya gambar. sehingga muncul adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan tersebut.
Selain itu, pihak CV juga diduga mengabaikan (K3) keselamatan para pekerja, karena di lokasi tidak terlihat para pekerja memakai Alat Pelindung Diri (APD), padahal sudah jelas di atur dalam Bab 8 Pasal 12 UU No.1 tahun 1979 tentang Keselamatan Kerja.
Menurut salah satu pekerja HOK (Harian Orang Kerja) saat mewawancarai mengatakan” terkait dengan yang disoalkan tentang Gambar dari pembangunan ini, saya tidak tahu, setahu saya tidak dikasih gambar silahkan tanyakan langsung saja kepada pihak CV. “Ujarnya.

Diketahui dalam penyelenggaraan kegiatan jalan pemeliharaan berkala yang menuju ruas jalan ke Seh Eyang Jalari Kampung Manggungsari Desa Tanjungsari Kecamatan Gunungtanjung melalui Dinas PUTRLH sebesar Rp. 890.504.000, yang dikerjakan pihak CV. Cipta Karya Cemerlang mulai pada tanggal 03 Agustus 2024.
Berdasarkan keterangan dari beberapa naras umber yang di rangkum dari lokasi pekerjaan, dengan kasat mata dengan bukti di lokasi. Selasa 03 September 2024.
Sementara awak media ini, mencoba menghubungi Telpon WhatsApp pelaksana berdasarkan informasi dari salah satu pekerja guna klarifikasi terkait tidak adanya K3 dan APD (Alat Pelindung Diri) bagi para pekerja dilokasi pekerjaa. Namun pihak pelaksana tidak merespon dan Chat WhatsAp pun tidak di balas.
Padahal jalan tersebut adalah sarana akses utama untuk di lalui warga Masyarakat ke Kampung Manggung dan para tamu yang hendak berhijrah ke makam Syeh Eyang Jalari.
Salah satu tokoh Masyarakat yang gak mau Namanya di publikasikan menyampaikan pesannya, kami berharap pekerjaannya harus sesuai RAB atau Speck, sebab kalua tidak sesuai speck bakal hancur lagi karena ini tempat sangat ramie di kunjungi warga luar daerah untuk berjiarah ke Mkam Syeh Eyang Jalari. “Unagkapnya.
Dalam hal ini kami minta kepada dinas terkait dan para APH untuk segera cross check kelapangan agar pembangunan sesuai dengan gambar yang sudah di tentukan oleh Dinas PUTRLH dan agar segera di perhatikannya. “Tegasnya.
(Editor: Agus Nur Mk )






