KUPANG, || Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan pengawasan dalam proses Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2024.Jumat, (16/8).
Dalam rapat pleno yang digelar Bawaslu menekankan pentingnya memastikan akurasi dan validitas data pemilih demi mendukung kelancaran dan keadilan dalam penyelenggaraan pemilu.
Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da. P Sarmento, bersama anggota lainnya, Amurunur Muh. Darwan, Melpi Minalria Marpaung, dan Magdalena Yuanita Wake, hadir dalam pleno rekapitulasi yang diselenggarakan di Hotel Kristal, Kupang. Mereka aktif memberikan masukan serta tanggapan terhadap daftar pemilih sementara yang dibacakan oleh KPU Kabupaten/Kota.

Menurut Nonato, salah satu fokus utama Bawaslu adalah memastikan keterbukaan akses data pemilih melalui sistem Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih).
“Keterbukaan ini sangat penting agar pengawasan dapat dilakukan secara efektif dan semua pihak memiliki akses yang sama terhadap data pemilih,” tegasnya.
Langkah pengawasan ini menjadi krusial mengingat pentingnya integritas data pemilih dalam menjamin pemilu yang demokratis dan bebas dari kecurangan. Bawaslu juga menegaskan akan terus mengawal setiap tahap proses pemutakhiran data hingga penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) nanti.
(Dessy)






