Penyerahan Secara Simbolis Penerima (DBHCT) Tenaga Buruh Rokok Oleh Pemkot Blitar

Penyerahan Secara Simbolis Penerima (DBHCT) Tenaga Buruh Rokok Oleh Pemkot Blitar

SERGAP.CO.ID

BLITAR, || Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Sosial memberikan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT). Kepada ratusan tenaga tenaga buruh pabrik rokok.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Blitar Santoso, kepada tenaga buruh pabrik rokok di Kota Blitar bertempat di PT. Putra Megah Sejahtera, Jalan Tanjung Kota Blitar, pada Jum’at (22/3/2024).

Penyerahan Secara Simbolis Penerima (DBHCT) Tenaga Buruh Rokok Oleh Pemkot Blitar

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim, Kadis sosial dan dinas OPD terkait dan juga Ivan Tusco selaku direktur PT Putra Megah Sejaktera dan perwakilan Pabrik Gudang Garam dan perwakilan pabrik pekerja rokok yang ada di kota Blitar.

Penyerahan Secara Simbolis Penerima (DBHCT) Tenaga Buruh Rokok Oleh Pemkot Blitar

Masing-masing pekerja pabrik rokok tersebut menerima BLT senilai Rp 300 ribu setiap bulannya. Sedangkan alokasi yang disalurkan untuk meng-cover jatah bulan Januari hingga Maret 2024. Total ada 561 buruh pabrik rokok yang berhak untuk menerima BLT DBHCHT ini, dan bantuan tersebut diberikan melalui transfer ke rekening masing-masing penerima manfaat.

Orang nomor satu di Bumi Bung Karno tersebut mengatakan BLT yang bersumber dari DBHCHT ini sengaja diberikan untuk meringankan beban pekerja pabrik rokok. Khususnya, untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan dan persiapan Lebaran.

Penyerahan Secara Simbolis Penerima (DBHCT) Tenaga Buruh Rokok Oleh Pemkot Blitar

“Kami kali ini mewakili dari Dinsos Kota Blitar menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) DBHCHT untuk 561 penerima manfaat. Semoga dapat meringankan mereka, terlebih saat ini di bulan puasa” terang Santoso.

Selain itu, Santoso berharap bantuan ini juga dapat memotivasi karyawan pabrik agar lebih giat dalam bekerja. Sementara itu, para buruh linting rokok tersebut pun mengaku bersyukur dengan adanya BLT ini. Pasalnya di bulan ramadhan hingga hari raya Idul Fitri keperluan mereka meningkat drastis.

Dengan adanya BLT senilai Rp 300 ribu per bulan, secara otomatis akan meringankan beban buruh pabrik rokok di bulan Ramadhan ini. “Sangat membantu ya, meski tidak banyak tapi setidaknya meringankan,” ujar Catur salah satu penerima bantuan.

(DAR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *