Polsek Woha, Pantau Langsung Harga Sembako di Pasar Tradisional Tente Pada Bulan Ramadhan 1445 H

Polsek Woha, Pantau Langsung Harga Sembako di Pasar Tradisional Tente Pada Bulan Ramadhan 1445 H

SERGAP.CO.ID

BIMA || Bahan pokok dan lainnya pada bulan Ramadhan 1445 H/2024 M mengalami kenaikan harga, sehingga sedikit banyak akan membawa dampak di kalangan masyarakat yang akhirnya merepotkan para konsumen untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

Bacaan Lainnya

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek Woha Polres Bima AKP Sudirman, SH memerintahkan empat personel dipimpin oleh Kanit propam memantau dan pengecekan secara langsung peningkatan harga bahan pokok di pasar tradisional Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima Rabu, (13/03/24) sekira pukul 11.00.Wita.

Sambil bersenda gurau dengan para penjual, personel menanyakan berbagai harga kebutuhan pokok baik beras, gula, minyak goreng, telur, daging, susu, indomie, sirup serta lainnya.

Polsek Woha, Pantau Langsung Harga Sembako di Pasar Tradisional Tente Pada Bulan Ramadhan 1445 H

Dari hasil pantauannya, rata-rata harga bahan kebutuhan masyarakat masih stabil.
“Sesuai pantauan dilapangan, rata-rata harga kebutuhan warga terutama bahan sembako yang ada di pasar tradisional Tente ini masih stabil.” Ungkap Kanit Propam.

Memang ada beberapa bahan kebutuhan yang naik, tapi itu masih dalam batas kewajaran dan tidak mengganggu daya beli masyarakat.

Selain itu, pemantauan harga sembako ini kami lakukan untuk menghindari permainan harga dari pedagang-pedagang nakal, apalagi saat ini bulan Ramadhan jangan sampai terjadi manipulasi harga oleh para pedagang.

Polsek Woha, Pantau Langsung Harga Sembako di Pasar Tradisional Tente Pada Bulan Ramadhan 1445 H

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo SIK., MIK.,melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka berharap, pada bulan Suci Ramadhan ini diharapkan kebutuhan bahan pokok masyarakat tercukupi, sehingga masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa tidak terganggu dan resah dengan langkanya Sembako di pasaran,

“pemantauan dan monitoring ini guna mengantisipasi terjadinya kelonjakan harga barang sehingga menimbulkan aktivitas yang melanggar hukum seperti penimbunan bahan pokok dan lainnya yang dapat memicu terjadinya Guankamtibmas”. Kata Kapolres mengutip Adib.

(Obama)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *