MURATARA, || Pembayaran tagihan kegiatan publikasi di kantor DPRD kabupaten muratara (Musi Rawas Utara) tidak jelas serta patut di pertanyakan.
Karena ada dugaan pilih kasih dan kongkalikong cuma beberapa media yang di bayar dengan nominal berbeda-beda,,,itu pun tidak semua berkas tagihan media yang sudah masuk masih banyak yang belum terakomodir.
Untuk wilayah musi rawas dan kota lubuklinggau dalam pembayaran uang tagihan kegiatan publikasi DPRD kabupaten muratara di duga terbagi beberapa tahap yang pertama di hotel Grand Zuri kota lubuklinggau langsung di bayar oleh Emil selaku PPTK DPRD kabupaten Muratara.
Pembayaran kedua langsung dengan HaFisnoe rekan-rekan sesama wartawan yang di tunjuk langsung oleh Sekwan DPRD kabupaten muratara Ependi Aziz,,terkait berkas tagihan untuk wilayah musi rawas dan kota lubuklinggau di arahkan satu pintu melalui Hapfiznoe begitu juga untuk pembayaran nya namun ada juga yang langsung ke Emil PPTK DPRD kabupaten muratara.
BACA JUGA : Menjelang Pergantian Tahun 2024, Kodim 1601/ Sumba Timur Siagakan Personil
Setelah beberapa hari kemudian mendengar informasi dari rekan-rekan sesama wartawan masih ada lagi pembayaran uang tagihan kegiatan publikasi namun belum di ketahui dengan pasti di mana pembayaran nya,, itu pun tidak semua tagihan media di bayar masih ada juga yang belum terakomodir.
Dengan adanya kejadian ini banyak rekan-rekan wartawan dari berbagai media dirinya merasa kecewa dengan tidak adanya keadilan, Ependi Aziz sekwan DPRD kabupaten muratara di duga kurang sigap dan tidak tegas dalam mengambil keputusan terkait pembayaran tagihan kegiatan publikasi di kantor DPRD kabupaten muratara.
Di karenakan masih banyak berkas tagihan yang belum terakomodir bahkan belum ada sama sekali yang menerima uang pembayaran tagihan kegiatan publikasi meskipun berkas tagihan sudah di serahkan sesuai dengan arahan sekwan.
Ependi Aziz saat di konfirmasi terakhir oleh wartawan media Sergap.co.id melalui pesan singkat WhatsApp mengenai tagihan kegiatan publikasi yang belum dibayar sekwan menjelaskan,,,
“”Dindo mohon maaf nian karena anggaran terbatas”” Balasan singkat sekwan juga melalui pesan singkat WhatsApp nya,,,,Sabtu 30 Desember 2023.
“”Hingga berita ini terbitkan,,belum ada kejelasan yang pasti mengenai tagihan kegiatan publikasi yang menjadi dilema dan masih di pertanyakan oleh rekan-rekan wartawan.
Setelah cuti bersama akhir tahun dan aktifitas kantor mulai aktif kembali mungkin ada beberapa wartawan dari berbagai media online akan mendatangi kantor DPRD kabupaten muratara.
Akan wawancara dan live streaming dengan sekwan Ependi Aziz untuk memberikan hak jawabnya dengan melontarkan beberapa pertanyaan sebagai berikut.
1, Berapa jumlah anggaran untuk media online di akhir tahun 2023.
2, Tagihan media online mana saja yang yang sudah bayar.
3, Berapa jumlah tagihan setiap media online atau perorangan.
4, Berapa nominal uang yang di terima per media online atau perorangan.
5, Menunjukan data-data media online yang sudah di bayar dan terakomodir….
Aberi






