KOTA BIMA || Tim studi tiru Kantor Imigrasi Bima Kanwil Kemenkumham NTB yaitu Kepala Kantor Imigrasi Bima M. Usman beserta staf yang didampingi oleh Kabid Perizinan Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTB dan Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian laksanakan giat studi tiru di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor. Selasa, (19/12/2023).

Giat studi tiru ini berfokus pada layanan penerbitan paspor yang dilaksanakan oleh Kanim Bogor. Dimana Kanim Bogor memiliki Predikat WBK dengan Inovasi unggulan, antara lain :
1) Sunset Service (pelayanan penerbitan paspor diluar jam layanan antara pukul 16.00 WITA s.d 17.00 WITA);
2) Pepes Tahu (Layanan Pengambilan Paspor di Hari Sabtu pukul 08.00-13.00 WIB);
3) Pepes Peda (Pelayanan jemput bola untuk pemohon yang sakit).
Selain inovasi di bidang layanan penerbitan paspor, Kanim Bogor juga memiliki inovasi unggulan pelayanan penerbitan izin tinggal seperti :
1) Bestie (Bogor Emergencies Assistance) dan
2) Speed (Stay Permit Service in One Day).
Untuk mempertahankan predikat WBK, Kanim Bogor menggunakan media sosial sebagai ujung tombak penyebaran informasi kepada masyarakat pengguna layanan keimigrasian.
Tim studi tiru Kantor Imigrasi Bima yang didampingi oleh Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTB diterima oleh Kepala Kantor Imigrasi Bogor Ruhiyat M Tolib, Kabag Tata Usaha Pudji Hidajatun, Kasi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan Ridho Aprizal Zawawi serta Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Hasan Abdullah.
Kemudian dilaksanakan diskusi dan sharing pengetahuan serta pengalaman isu-isu terkini dan strategi yang efisien dalam melakukan pelayanan penerbitan paspor maupun pelayanan izin tinggal yang dapat diterapkan pada kantor imigrasi Bima guna meningkatkan pelayanan keimigrasian.
Kantor Imigrasi Kelas I Bogor mengagumi pelayanan Kantor Imigrasi Bima terutama dalam penerbitan Paspor.
Keberhasilan yang di capai oleh Kantor Imigrasi bima di harapkan dukungan seluruh elemen Masyarakat Bima agar perjuangan Kepala Imigrasi Bima M. Usman menaikan kelas Kanim Bima dari Kelas III menjadi Kelas II. Harap Kanim.
(Obama)






