Tiga Isu Utama Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kab. Sumba Tengah

SERGAP.CO.ID

MAKATUL, || Untuk menuju Indonesia emas 2045 sejak dini perencanaan pembangunan 20 tahun kedua karena tahun 2024 adanya pilkada serentak baik Gubernur dan Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia bagi yang bertepatan habis masa periodenya.Tepat hari ini ada pertemuan seluruh pemangku kepentingan bertempat di aula kantor Balitbangda kabupaten Sumba Tengah dengan agenda utama untuk konsultasi publik terkait RPJPD 2025-2045.

Bacaan Lainnya

Sedikitnya ada tiga isu utama yang menjadi target untuk mencapai era Indonesia emas peringatan seratus tahun Indonesia merdeka

Adapun tiga pokok tersebut yang pertama yaitu” pendidikan dan kesehatan ekonomi dan lingkungan hidup,untuk pendidikan yang menjadi soal saat ini adalah adanya 26 persen murid kelas 2 SD yang belum mengenal huruf dan angka serta tidak tahu menulis.

Menurut Ibu Magda Lena Kadis PPO Sumba Tengah,sudah ada strategi yang di susun sehingga mengurangi siswa yang tidak tahu membaca,menulis dan menghitung,ada juga yang mengusulkan agar membangun perguruan tinggi di kabupaten Sumba Tengah.

Untuk kesehatan sudah ada rencana yang telah dipercayakan pada tim ahli Balitbangda provinsi NTT,sedangkan untuk ekonomi produktif UKM perlu di galakan seperti pertanian perlu mendapatkan subsidi dari pemerintah.Juga perlu dipikirkan untuk pengadaan exsavator untuk pengolahan lahan pertanian serta pariwisata harus terintegrasi sehingga uang harus beredar di Sumba Tengah dan peningkatan daya beli masyarakat,’ujarnya

Tentang lingkungan hidup perlu ada keberpihakan anggaran sehingga beberapa taman baik yang dikelola pemerintah dan swasta untuk hiburan dan menghasilkan uang.Tentang pendapatan daerah harus ada inovasi pengelolaan potensi untuk peningkatan sumber PAD dan perhatian pada keseriusan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan,”katanya

Adapun Nara sumber terdiri-dari Dr.Kris Panggi Day,Dr.Ir.Martinus Njurumana M.Si,kepala Bapelitbangda dan Sekda Sumba Tengah,turut hadir para undangan staf ahli,para Asisten,pimpinan OPD,dinas vartikal,Danramil kayikutana,Kapolres,camat,para kepala desa,LSM bahkan mantan bupati Drs.Umbu Sappi Pateduk dan insan Pers.

(MMRss**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *