KUPANG, || Organisasi Masyarakat Beta Timor mempersembahkan sumbangan berharga berupa pembangunan 20 tempat ibadah di Kabupaten Timor Tengah Utara, memperkuat komitmen mereka terhadap pelayanan masyarakat setempat. Pendiri, Yosef Falen Delasalle Kebo, S.IP, M.A, menyampaikan rencana ini dengan penuh semangat, menegaskan visi misi “solid, militan, dan setia” (SMS) mereka dalam melayani umat.
Pembangunan ini, mencakup kapela dan gereja, akan tersebar di berbagai paroki dan desa, menciptakan fasilitas ibadah yang memadai untuk umat Katolik dan Protestan di wilayah tersebut. Dalam pernyataan pers yang diumumkan oleh sekretaris Jenderal Heribertus Naif, proyek ini bukan hanya sarana fisik, tetapi juga wujud dukungan dan sumbangan sosial bagi umat.
Pentingnya proyek ini terletak pada visi Beta Timor untuk memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan iman umat kristiani. Dengan pembangunan tempat ibadah secara bertahap, dimulai dari Kapela Benpasi Paroki Naesleu, mereka berharap menyelesaikan seluruh proyek pada Juni 2025 dengan dukungan penuh dari pendiri dan donatur di Jakarta. Beta Timor membuktikan bahwa solidaritas dan keberlanjutan dapat menciptakan dampak positif yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat.
(Dessy)






