Anggota Buser Polres Sumba Barat Sigap Ke Kediaman NRP Oknum Penyalur Tenaga Kerja PT. Falia Sinatrya Sejati

Caption : NRP penyalur tenaga kerja dari PT falia Sinatrya Sejati

SERGAP.CO.ID

SUMBA TENGAH, || Keluarga Korban RRK melaporkan oknum NRP jalan kompleks sekolah dasar Masehi Waibakul, desa Anakalang,kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah bertugas sebagai perekrutan Tenaga Kerja dari PT Falia Sinatrya Sejati, mendengar laporan keluarga RRK dipolsek Katikutana tidak lama kemudian anggota Buser polres Sumba Barat langsung ketempat NRP. NRP langsung dibawah ke Polsek Katikutana untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Rabu, 9 Agustus 2023.

Bacaan Lainnya

Usai diperiksa di Polsek Katikutana, RRK dengan mobil patroli menuju Rumah Sakit Umum Daerah Waibakul untuk di lakukan visum didamping petugas dari dinas sosial, satu orang anggota Polsek Katikutana serta anggota buser.Selesai visum di RSUD Waibakul, RRK Kembali ke Polsek Katikutana, tidak lama kemudian RRK dan NRP langsung dibawah kepolres Sumba Barat.

Caption : Yang memakai jaket Levis NRP penyalur tenaga kerja dari PT. Falia Sinatrya Sejati,Baju merah RRK

Tepatnya dipolsek Katikutana kabupaten Sumba Tengah NRP sempat ditemui media,NRP menceritakan,Bahwa Kemarin awalnya saya bertemu dengan teman, katanya ada yang mau kerja, setelah mendengar berita dari teman saya langsung kerumahnya RRK lalu saya bertemu dengan mamanya juga bapaknya beserta saudaranya disitu.

Ketika saya menceritakan saat pertemuan dengan mereka bahwa ada lowongan pekerjaan dijakarta dengan gaji Rp.1.800.000 (satu juta delapan ratus ribu rupiah). Tidak ada potongan dan transportasinya di tanggung oleh PT. Falia Sinatrya Sejati.

Pengakuan NRP hanya petugas perekrutan dan saya mengikuti sesuai perintah koordinator untuk merekrut tenaga kerja dari PT. Falia Sinatrya Sejati, begitu saya dapat RRK,koordinator menyuruh saya antar ke Sumba Barat Daya karena perintah koordinator, begitu sampai disana tidak lama saya pulang kembali ke Sumba Tengah,Kebetulan tadi saya ada tugas di desa selaku petugas PKK mendampingi anak-anak yang posyandu. “Pungkas NRP.

Terkait dengan kejadian ini saya tidak tahu betul karena tadi malam setelah saya antar saya langsung pulang,Saya tidak pernah alami hal seperti ini.Sudah tiga orang saya rekrut selama ini tetapi tidak ada tejadi apapun,”tuturnya

Tempat yang sama, keluarga RRK mengatakan,bahwa kami terlebih dahulu menanyakan RRK untuk kerja di Jakarta melalui PT. Falia Sinatrya Sejati,jawaban RRK saya mau, akhirnya kami keluarga tlf ibu NRP selaku perekrutan tenaga kerja dari tersebu, akhirnya NRP bertemu dengan keluarga RRK untuk mengambil KTP, KK dan sempat foto RRK.

Keesokan harinya NRP langsung menjemput RRK untuk dibawah keweetabula kabupaten SBD. NRP sampaikan kepada keluarga katanya lusa berangkat ke Jakarta,tidak tahu tadi malam kami keluarga mendengar berita, bahwa RRK sudah pulang kembali ke rumah, se-sampai dirumah RRK menceritakan apa yang terjadi ditempat penampungan di Weetabula.Kami hanya tahu bahwa RRK sudah ditempat kerja dijakarta. “Pungkasnya.

Mendengar cerita RRK apa yang terjadi ditempat penampungan di Weetabula pada dirinya,kami keluarga langsung melaporkan dipolsek Katikutana,selaku keluarga RRK harapkan kasus ini terus berlanjut,kami percaya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap motif kejadian ini sesuai cerita dan pengakuan RRK pada keluarga kami.

Kami dari Keluarga RRK mengucapkan terimakasih kepada Polsek Katikutana dan anggota Buser polres Sumba Barat yang sudah melaksanakan tugas dengan baik,sehingga motif kejadian ini diusut tuntas agar tidak menimpah yang lainnya dikemudian hari”harapan kami keluarga

(Mss**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *