SERGAP.CO.ID
SUMBA BARAT DAYA, || Nahdlatul Ulama berdiri pada tanggal 31 Januari 1926 yang dipelopori oleh KH. Hasyim Asy’ari dan sejumlah kiai / tokoh agama dari Jawa Timur,Jawa Tengah,Jawa Barat dan Madura yang pada saat itu berkumpul di kediaman KH. Wahab Chasbullahdi Surabaya.
Nahdlatul ulama memberikan peran yang begitu signifikan pada masa pergerakan nasional dalam menentang kekuasaan kolonial Belanda sekaligus membangun kekuatan persatuan ummat Islam untuk meraih kekebesan dan merdekaan Negara Republik Indonesia.
Saat ini seiring dengan perkembangan dan perubahan zaman Nahdlatul Ulama tetap berperan besar membangun pergerakan nasional di republik Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menggerakkan semangat nasionalisme dan semangat toleransi beragama,serta memberikan sumbangsih terhadap kemanjuan pendidikan dan kehidupan beragama yang ramah di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai organisasi cabang yang berada dibawah naungan Pengurus Wilayah dan Pusat Nahdlatul Ulama Indonesia juga ikut terlibat dalam merealisasikan program – program keumatan Nahdlatul ulama diantaranya dengan kegiatan Istigosah dalam rangka peyambutan 1 Abad Nahdlatul Ulama yang dilaksanakan di Masjid Syekh Sulaiman Waikelo, Desa Radamata Kecamatan Kota Tambalaka Kabupaten Sumba Barat Daya pada hari Hari Juma’at 3 Februari 2023 / 12 Rajab 1444 H, dengan Tema Istighosah dan Membangun Persatuan Umat.
Kegiatan istighosah ini dihadiri oleh pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumba Barat Daya, dan majelis taklim yang ada di kabupaten Sumba Barat Daya serta umat islam yang ada di Waikelo dan sekitarnya. Dalam kegiatan tersebut, wakil ketua pengurus cabang Nahdlatul Ulama Abdullah M. Idrus memaparkan tentang perlunya membangun semangat keagamaan dalam kehidupan sehari – hari dan melakukan instropeksi diri dalam memperbaiki dan menjaga keistiqomahan untuk melaksanakan perintah Allah SWT dan meninggalkan larang – larangannya. Wakil ketua PCNU melanjutkan bahwa perlunya membangun persatuan umat harus dimulai dengan pendekatan keagamaan misalnya dengan kegiatan istighosah dan lainnya, karena dengan pendekaatan keagamaan ikatan jiwa dan persatuan umat akan lebih terjaga.
(Penulis :AMR.AB)
(Mss**)






