Warga Masyarakat Sindangsari Kadipaten Keluhkan Pembangunan Jalan Pengaspalan

SERGAP. CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Program penggunaan infrastruktur sosial ekonomi Desa Kadipaten dan Desa Dirgahayu kini menuai Polemik di masyarakat, Pasalnya program tersebut yang di peruntukan pengaspalan menjadi sorotan dan keluhan masyarakat sekitar.

Bacaan Lainnya

Awak media sergap.co.id menyambangi kantor kepala Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat guna konfirmasi pembangunan pengaspalan yang diduga asal-asalan yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan RAB yang di keluhkan warga.

Caption || Ketua Porwatur Halim Saefudin

Menurut beberapa masyarakat sekitar pembangunan pengaspalan baru berusia dua bulan, aneh aspal nya sudah pada menggelupas. “Keluhnya warga.

Apa yang di keluhkan warga, menurut Sumirna Ketua BKAD ( Badan koordinasi antar Desa ) ” ya saya pribadi bersama jajaran ketua panitia program tersebut sangat kecewa dengan banyaknya komplen dari masyarakat dengan pekerjaan tersebut. “Ucapnya.

Sanjutnya, Sumirna menyampaikan pekerjaan tersebut. Padahal sudah bekerja sama pihak CV yang pemilik nya H Endang. yang mengutus pelaksana dilapangannya saudara iwan, Namun setelah saya berupaya komunikasi dengan H Endang beliau akan segera melakukan perbaikan ” ujarnya. “Sumirna.

Sementara Awak media sergap.co.id mencoba menelusuri, ke rumahnya Bapak H. Endang. Namun beliau lagi tidak ada di rumah dan lagi dj luar menurut salah satu karyawannya Bapak H. Endang.

Dalam hal ini awak media sergap.co.id mengkonfirmasi melalui nomor WhatsApp Bapak H. Endang. Beliau mengatakan “saya sudah bicarakan hal itu dengan pak kades dan saya akan memperbaiki pengaspalan tersebut, namun saya masih menunggu aspal dari pak kades dulu. ” Katanya.

Ditempat terpisah, Ketua Porwatur ( Forum Wartawan Tasik Utara) Halim Saefudin Angkat bicara ia mengatakan sangat menyesalkan dengan adanya hal di atas, saya berharap dengan adanya program tersebut, sebaiknya sebagai masyarakat penerima manfaat tidak merasa di rugikan dan kedepannya menjadikan pelajaran demi perbaikan kedepannya. “Pungkasnya.

Setelah berita ini di munculkan kades Kadipaten dan Camat Kadipaten belum dapat di konfirmasi.

(M ALI/ Rana Hostiana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *