Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Calon Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten SBD

SERGAP.CO.ID

SUMBA BARAT DAYA, || (Calon Guru Penggerak SMA Negeri 1 Wewewa Utara).Minggu,16 Oktober 2022 pukul 11.00 WITA.Bupati Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete membuka dengan resmi kegiatan Festival Panen Hasil Calon Guru Penggerak Angkatan 4 Kabupaten Sumba Barat Daya yang bertempat di hotel Sinar Tambolaka.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Bupati Sumba Barat Daya mengatakan, bahwa perlunya seorang pendidik memahami kembali akan hakikat pendidikan seperti yang digambarkan oleh Bapak Pendidikan KI Hajar Dewantara melalui semboyan pendidikan yang paling populer yaitu semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani yang menjadi pedoman pendidik dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan memberikan bimbingan kepada anak didiknya.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Sumba Barat Daya juga memberikan Testimoni bahwa sesuai dengan permendikbud no.40 Tahun 2021 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah harus memiliki sertifikat guru penggerak, oleh karenannya pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya memberikan dukungan sepenuhnya kepada para guru untuk terus mengembangkan kompetensi diri dalam kegiatan calon guru penggerak yang ada di kabupaten Sumba Barat Daya.

Kegiatan Lokakarya 7 dengan tema Festival panen hasil calon guru penggerak angkatan 4 sudah berjalan lebih dari 1 tahun lamanya, sejak dibuka dengan resmi oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Melalui Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) pada hari Kamis, 14 Oktober 2021, kegiatan calon guru penggerak angkatan 4 ini diikuti oleh 8.053 peserta secara nasional dan diantaranya 10 orang berasal dari Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kegiatan lokakarya 7 Festival Panen Hasil Calon Guru Penggerak angkatan 4 ini dilaksanakan oleh perwakilan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Nusa Tenggara Timur dan dihadiri oleh calon guru penggerak angkatan 4, pengajar paraktik, kepala sekolah, pengawas sekolah, perwakilan guru teman sejawat, peserta calon guru penggerak angkatan 7 serta pemerintah kabupaten Sumba Barat Daya.

Setelah pameran dan penyampaian testimoni oleh bupati Sumba Barat Daya, kegiatan lokakarya dilanjutkan dengan kelas berbagi. Dimana calon guru penggerak sebagai narasumber menjelaskan Aksi Nyata yang sudah dilakukan selama mengikuti pendidikan calon guru penggerak, kemudian para undangan dan komunitas memberikan tanggapan dan pertanyaan terkait dengan aksi nyata yang sudah dilakukan Calon Guru Penggerak. Kegiatan ini memberikan pembelajaran kepada Calon Guru Penggerak tentang kemauan yang kuat, kerja keras, kerja sama saling berkolaborasi dan berbagi praktik baik yang sudah pernah dilakukan selama mengikuti pendidikan calon guru penggerak.

Diakhir kegiatan lokakarya ditutup dengan kegiatan foto bersama dan penyampaian testimoni pengajar praktik dan perwakilan calon guru penggerak angkatan 4 kabupaten Sumba Barat Daya.

(Ms/Sergap)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *