KAB. SUMBA TIMUR, NTT, || Babinsa Koramil 04/Tabundung Kodim 1601/Sumba Timur Sertu Ejiman turun langsung mendampingi petani dalam perawatan tanaman padi di Desa Praingkareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) tersebut, Sertu Ejiman membantu petani membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi. Pembersihan dilakukan sebagai bagian dari perawatan tanaman agar pertumbuhan padi tetap optimal hingga memasuki masa panen.
Kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bentuk pendampingan sekaligus upaya membangun sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian di wilayah binaan.
Sertu Ejiman tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga ikut melakukan pekerjaan di lahan bersama para petani. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong petani untuk melakukan perawatan tanaman secara rutin dan memperhatikan kondisi lahan selama masa pertumbuhan.
Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman dapat mengganggu pertumbuhan padi karena berpotensi bersaing dalam memperoleh unsur hara, air dan ruang tumbuh. Karena itu, pengendalian gulma menjadi salah satu bagian penting dalam pemeliharaan tanaman sebelum memasuki masa panen.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak petani tetap semangat mengelola lahan pertanian serta melakukan pemantauan tanaman secara berkala. Dengan perawatan yang dilakukan secara konsisten, hasil produksi diharapkan dapat lebih optimal.
Dandim 1601/Sumba Timur Letkol Arm Adwi Prasetya mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di bidang pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Babinsa akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya para petani, untuk memberikan pendampingan dan membantu mengatasi berbagai kendala di lapangan. Dengan adanya sinergi antara Babinsa dan petani, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus meningkat,” ujarnya.
Di sisi lain, peningkatan produktivitas pertanian tetap membutuhkan peran utama petani dalam pengelolaan lahan. Pendampingan Babinsa menjadi bagian dari dukungan di lapangan, sementara keberhasilan budidaya sangat dipengaruhi perawatan tanaman, kondisi lahan, ketersediaan sarana produksi serta kemampuan petani mengelola pertanian secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1601/Sumba Timur berharap pendampingan kepada petani dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Kolaborasi antara Babinsa dan petani diharapkan tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan tanaman di lapangan, tetapi juga memperkuat upaya menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Sumba Timur.
(Pendim 1601 ST/ms)






